Logo Header Antaranews Makassar

Puluhan Guru Honorer Datangi DPRD Sidrap

Rabu, 11 Agustus 2010 21:38 WIB
Image Print

Sidrap, Sulsel (ANTARA News) - Puluhan guru honorer swasta mewakili seratusan guru swasta lainnya mendatangi Gedung DPRD Kabuapetn Sidenreng Rappang atau Sidrap, Sulawesi Selatan, Rabu.

Kedatangan mereka untuk meminta kejelasan terkait tidak diakomodirnya kalangan guru swasta masuk ke dalam "database" (pangkalan data) sebagaimana guru negeri lainnya.

Para tenaga honorer swasta ini diterima oleh Ketua Komisi I DPRD Sidrap, Anasruddin, bersama sejumlah anggota komisi I lainnya, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris daerah Sidrap, Ruslan SH serta Kepala Bidang Pengembangan Diklat BKD Sidrap, Nasruddin Waris.

Di hadapan anggota dewan dan pihak BKD Sidrap, perwakilan guru swasta asal berbagai sekolah di daerah ini menilai, keberadaannya selama ini terkesan dianaktirikan. Mereka menilai, Pemkab Sidrap telah bersikap diskriminatif.

Asumsinya, mereka juga guru yang telah mengabdi sekian puluh tahun, namun tidak mendapat perlakuan sama untuk didata sebagai guru honorer layaknya guru yang mengabdi di intansi sekolah negeri lainnya.

"Kami ini belum diakomodir menjadi guru honorer. Berbeda dengan guru honorer lainnya yang mengabdi di lembaga pendidikan milik pemerintah. Padahal kami kan sudah berpuluh-puluh tahun mengajar," ujar Ridwan, salah seorang guru swasta.

Sementara itu, Pemkab Sidrap melalui Badan Kepegawaian daerah (BKD) memastikan hanya mengakomodir kalangan guru negeri ssebagaimana surat edaran kementerian PAN reformasi birokrasi nomor 05 Tahun 2010 tentang pendataan honorer.

Kepala BKD Sidrap, Hijas SH melalui Kepala Bidang Pengembangan Diklat, Nasruddin Waris dihadapan pengunjuk rasa menjelaskan, pihaknya tidak berkewenangan membuat kebijakan baru untuk mengakomodir guru swasta diluar ketentuan yang ada.

Pendataan honorer lanjut Nasruddin hanya berlaku bagi kalangan tenaga honorer yang bekerja dalam lingkup Pemkab Sidrap dan dibiayai oleh APBN-APBD dan atau tenaga honorer yang dibiayai melalui pendapatan di luar APBN/APBD semisal dana bos atau anggaran BP3 di sekolah.

Kedatangan 'tamu' DPRD Sidrap ini mendapat pengawalan ketat dari pihak Polres Sidrap dan personil Satpol PP Pemkab Sidrap. Mereka diterima langsung oleh Ketua komisi I DPRD Sidrap, Anasruddin serta anggota komisi I lainnya. Turut hadir Plt Sekda Sidrap, Ruslan SH dan Kepala Bidang Pengembangan Diklat BKD Sidrap, Nasruddin Waris. (T.PSO-098/Y006)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026