
Warga Ancam Tanam Pohon di Jalan Rusak

Sidrap, Sulsel (ANTARA News) - Warga Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, mengancam akan menanam puluhan batang pohon pisang di sepanjang jalan yang rusak.
"Sejak beberapa tahun terakhir ini, jalan yang melintas di permukiman kami belum pernah diperbaiki oleh pemerintah kabupaten, sehingga kondisinya di saat musim hujan seperti sekarang ini makin parah dan genangan air bisa mencapai ketinggian antara 30 hingga 50 cm," kata salah seorang warga setempat, Mansyur, Jumat.
Mansyur kepada wartawan terkait rencana aksi penanaman pohon pisang di jalan Kessi Pute itu mengatakan, keinginan tersebut merupakan puncak kekesalan warga yang merasa tidak diperhatikan oleh Pemkab Sidrap, terutama dalam hal perbaikan jalan yang menjadi sarana utama untuk menjalankan aktivitas.
Menurut dia, saat ini warga benar-benar merasakan kendala besar dalam memasarkan hasil panennya, karena kendaraan yang diharapkan dapat mengangkut hasil panen mereka terpaksa harus menunggu beberapa hari untuk menunggu kondisi jalan kering baru bisa tembus memasuki lokasi di sekitarnya.
"Untuk masalah penagihan PBB, petugas tidak pernah memberikan toleransi. Tetapi kalau untuk perbaikan jalan, Pemkab tidak pernah mau tahu," kata Mansyur yang diamini sejumlah warga lainnya, Jumat.
Mansyur menambahkan, dirinya bersama sejumlah warga lainnya sudah melaporkan masalah tersebut kepada aparat desa, namun tidak ada solusi yang jelas.
Warga yang berdomisili di sekitar daerah tersebut merasa terabaikan dan tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah, baik pemerintah desa, Kecamatan maupun Kabupaten.
Komisi III DPRD Sidrap sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak termasuk dengan Dinas Permukiman dan Prasarana Daerah (Kimprasda) terkait masalah itu.
Dari hasil pertemuan itu, DPRD setempat merekomendasikan agar memperhatikan dan memprioritaskan keluhan warga tersebut.
"Kami sudah melihat kondisi itu, makanya kami sarankan kepada Kimprasda untuk turun langsung ke lokasi dan bisa memprioritaskan anggaran bagi perbaikan jalan itu," jelas Ketua Komisi III Baharuddin Andang. (T.PSO-098/I007)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
