Logo Header Antaranews Makassar

Ulama Peroleh Jaminan Kesehatan

Rabu, 8 September 2010 06:13 WIB
Image Print
MAKASSAR - JAMINAN KESEHATAN ULAMA. Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, bersama Pengurus Persatuan Ulama dan Mubaligh Indonesia dan Para Medis memberi keterangan kepada sejumlah wartawan usai melakukan buka puasa bersama di Makassar, Selasa (7/9). (F

Makassar (ANTARA News) - Ulama Mubaligh di Makassar, Sulawesi Selatan, bisa memperoleh jaminan kesehatan melalui Program Sehat Ulama Mubaligh (PSUM).

Ketua Umum PSUM, HM Jusuf Kalla yang juga mantan Wakil Presiden RI, di kediamannya, Selasa, mengatakan, Ulama yang sudah terdaftar dan memiliki kartu peserta bisa mendapatkan pelayanan VIP di Rumah Sakit Islam Faisal Makassar.

Tanda peserta PSUM ini berbentuk buku kecil berwarna kuning yang di dalamnya terdapat tanda tangan Jusuf Kalla.

"Jaminan kesehatan ini tidak hanya diberikan kepada ulama, melainkan juga bisa diberikan untuk istri atau suami ulama," ucapnya.

Para peserta PSUM ini mendapatkan jaminan kesehatan dan hanya membayar biaya pengobatan sebesar 10 persen dari total harga sebenarnya.

Untuk membeli obat, lanjutnya, seluruh peserta PSUM akan mendapatkan potongan harga hingga 90 persen di dua apotek, yakni apotek Faisal dan apotek Sofia.

Ia menambahkan, selain Ulama Mubaligh, setiap orang yang khatib sebanyak 26 kali selama enam bulan berturut-turut bisa mendaftar sebagai peserta dan mendapatkan layanan kesehatan.

"Layanan kesehatan bagi Ulama ini harus dilakukan dengan cepat. Jika peserta PSUM sakit, harus segera dibawa ke dokter, dan tidak boleh menunggu lama," tuturnya.
Ia mengatakan, dalam program ini, tidak terdapat batasan waktu tanggungan bagi ulama maupun Kyai yang sakit.

Segala kekurangan atas jumlah pembayaran kesehatan di rumah sakit tersebut akan ditanggung sepenuhnya oleh Kalla Group.

"Pemberian jaminan kesehatan kepada Ulama-Mubaligh ini merupakan bentuk perhatian kepada mereka yang telah memberikan pelayan kepada umat Muslim di Makassar," tandasnya.
(T.pso-103/F003)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026