Logo Header Antaranews Makassar

Realisasi penyaluran BST di Kota Makassar diatas 90 persen

Senin, 22 Juni 2020 13:43 WIB
Image Print
Kepala Kantor Pos Parepare saat menyerahkan dana BST kepada warga yang sakit. ANTARA/HO-PT Pos Makassar
Data untuk Kota Makassar untuk penerima BST tahap satu sudah terealisasi 28.613 penerima...

Makassar (ANTARA) - PT Pos Indonesia wilayah Makassar telah merealisasikan Bantuan Sosial Tunai bagi keluarga pra sejahtera terdampak coronavirus disease 2019 atau COVID-19 di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, dan telah memenuhi target penyaluran untuk Keluarga Penerima Manfaat.

"Data untuk Kota Makassar untuk penerima BST tahap satu sudah terealisasi 28.613 penerima atau sebesar 94,7 persen daria alokasi 30.202 ribu KPM," kata Kepala Kantor PT Pos Makassar, Panglipur Husada di Makassar, Senin.

Sedangkan untuk penyaluran tahap dua dengan alokasi sama 30.202 ribu, kata dia, sedang berlangsung, kendati diluar jadwalnya utama sisa yang masih dibayarkan kepada masyakat penerima.

"Untuk tahap dua, terealisasi sebanyak 28.035 penerima manfaat atau sebesar 92,8 persen denga jumlah alokasinya sama yang tadi tahap pertama 30.202 ribu," ucap mantan Manager Kesekretariatan dan Hukum PT Pos Regional X Sulawesi-Maluku itu.

Sementara untuk sisa penerima manfaat pada tahap satu, sebanyak 1.589 penerima dan tahap dua sebanyak 2.167 penerima.

"Penyalurannya tentu tidak memungkinkan 100 persen. Sebab, ada yang sudah meninggal, pindah maupun menolak bantuan itu. Kami sejauh ini belum mengetahui pasti secara pasti dan baru mendapatkan datanya dari kelurahan dan kecamatan, jadi belum seluruhnya," beber Panglipur.

Berkaitan dengan penyaluran bantuan di sejumlah kantor pos beberapa waktu lalu, banyak penerima mengabaikan protokol kesehatan saat mengambil bantuan sosial senilai Rp600 ribu itu, ia mengatakan, petugas kantor Pos sudah mengimbau dan menyiapkan fasilitas agar lebih teratur.

"Ini menjadi sesuatu dilematis. Protokol kesehatan wajib, tapi kami diminta menyalurkan secepatnya, agar penerima bisa segera merasakan manfaat dari bantuan ini. Kami diminta menyalurkan secepatnya, disisi lain kami tidak ingin melanggar protokol terkait penanganan penyebaran Covid," ungkap dia.

Tentu hal ini menjadi bahan evaluasi,. Lanjut dia, sehingga PT Pos berkoordinasi dengan para lurah untuk menjadwalkan kedatangan para penerima. Kalaupun ada kerumunan orang, itu tidak sampai melanggar karena diterapkan Physical Distancing atau jaga jarak dan mengenakan masker.

Selanjutnya diterapkan sesuai hasil koordinasi, seperti di Kecamatan Tallo, ada tiga ribuan KPM disana. Dijadwalkan tiga sesi, pagi pukul 07.00-10.00 WITA, Siang 11.00-14.00 WITA dan sore 14.00-17.00 WITA. Bahkan penyaluran sampai pukul 19.00 WITA.

"Tujuannya untuk lebih teratur. Tahap dua ini masyakat sudah teredukasi. Kalau kemarin tahap satu, dijadwalkan pukul 10.00-14.00 WITA, ada saja datang pagi, takut tidak kebagian. Tetapi setelah tahap dua ini, cenderung mereka mengalir dan sudah tahu mereka tetap kebagian," ujarnya menjelaskan.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026