
KPP DPRD Sulsel apresiasi hasil karya warga binaan Rutan Makassar

Makassar (ANTARA) - Anggota Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, mengapresiasi hasil karya kerajinan tangan warga binaan perempuan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Gunung Sari Makassar, Sulawesi Selatan.
"Hasil kerajinan tangannya bagus, unik dan patut diapresiasi. Silahkan dicatat apa yang menjadi kebutuhan dalam meningkatkan program kemandirian ini, nanti akan dibantu," tutur Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari di sela kunjungan di galeri rutan setempat, Jumat.
Ia bersama rombongan melihat langsung beberapa aktivitas kegiatan pembinaan, pembuatan kerajinan tangan warga binaan perempuan dan memberikan apresiasi.
Bahkan Ina Kartika beserta rombongannya ikut membeli karya tas rajut tali kur yang kini lagi tren di pasaran.
Melihat antusias warga binaan itu dalam membuat karya kerajinan tangan, ia mengatakan akan membangun kolaborasi yang lebih mendalam dengan dinas terkait sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani semua hal berkaitan dengan perempuan dan anak.
"Sekali lagi kami mewakili perempuan Sulawesi Selatan, akan berbuat yang terbaik untuk masyarakat Sulsel khususnya kaum perempuan," katanya.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak pengendalian Penduduk dan Keluaga Berencana (DP3A-DALDUK KB) Pemprov Sulsel, Hj. Fitriah Zainuddin, pada kesempatan itu menyampaikan lima arahan Presiden salah satunya bagaimana keterlibatan perempuan dalam peningkatan kewirausahaan.
"Munculnya kejahatan terjadi disebabkan faktor ekonomi. Ke depannya kita akan lakukan program pembinaan, bagaimana ketahanan perempuan dalam bidang kewirausahaan sehingga bisa mandiri dan kekerasan perempuan atau apapun yang membawa ke permasalahan hukum bisa dikurangi," ujarnya.
Kepala Rutan Kelas I Makassar Sulistyadi saat menerima kunjungan itu sangat mendukung apa yang diagendakan guna mendukung program pembinaan kemandirian terhadap warga binaan.
"Kami dengan tangan terbuka selalu siap menerima kerjasama dalam upaya memberikan ilmu dan keterampilan bagi warga binaan kami sebagai bekal untuk tetap produktif dan terus memperbaiki diri selama dan setelah menjalani pidananya," ucap Sulistyadi.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
