Logo Header Antaranews Makassar

Tiga orang menderita luka tembak saat kerusuhan di Arso

Jumat, 2 Oktober 2020 19:38 WIB
Image Print
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. (ANTARA/Evarukdijati)

Jayapura (ANTARA) - Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal membenarkan tiga orang warga sipil menderita luka tembak saat kerusuhan di Arso, Kabupaten Keerom.

"Memang benar ada tiga orang yang mengalami luka tembak saat kerusuhan yang terjadi di Keerom, Kamis (1/10), dua diantaranya dirawat di RS Bhayangkara," kata Kombes Kamal kepada ANTARA, Jumat malam.
Dia menyebut ketiga orang itu terkena peluru karet yang dilontarkan anggota saat berupaya membubarkan massa yang melakukan pengrusakan kantor bupati dan pembakaran kantor dinas tenaga kerja di Arso.
Ketiga orang yang terkena luka tembak yaitu OS, RM dan AS, dan dua orang di antaranya, yaitu OS dan RM masih dirawat di RS Bhayangkara di Kotaraja, sedangkan AS sudah berada di Mapolres Keerom di Arso.

Kamal mengatakan situasi kamtibmas sudah relatif aman dan blokade di sepanjang jalan Trans Papua sudah dibuka.

Secara keseluruhan kamtibmas di wilayah Polres Keerom sudah kondusif namun anggota masih bersiaga.
Kapolres Keerom AKBP Joko Mujianto secara terpisah mengakui kerusuhan yang terjadi di wilayahnya berawal dari aksi demo para pencari kerja yang tidak lolos test CPNS, namun berubah anarkis dengan melakukan pengrusakan dan pembakaran.
Kantor Bupati Keerom dirusak, sedangkan kantor Disnaker Keerom dibakar namun belum dipastikan berapa besar kerugiannya.
Saat ini empat orang diamankan yakni AS, RAM, JD dan RM.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026