Logo Header Antaranews Makassar

Mentan Resmikan Karantina Hewan Sulbar

Sabtu, 20 November 2010 13:27 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Menteri Pertanian Suswono didampingi Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh, meresmikan karantina hewan di Kelurahan Singkep Kabupaten Mamuju, Sabtu.

Meski dalam suasana hujan lebat, namun acara peresmian karantina hewan Sulbar tersebut berjalan lancar.

Mentan mengatakan, keberadaan karantina hewan di Sulbar akan membantu masyarakat dan pemerintah Sulbar meningkatkan kualitas ternak yang akan diekspor.

Ia mengatakan, karantina hewan Sulbar akan berfungsi sebagai lembaga pengawasan setiap ternak di Sulbar ketika diantarpulaukan maupun permintaan ekspor.

"Ekspor ternak sangat memperhitungkan kualitas ternak yang akan dikirim ke luar negeri, sehingga kalau tidak bermutu mereka akan menolak, "katanya.

Oleh karena itu, pemerintah harus melakukan pengawasan ternak yang akan diekspor demi menjaga kepercayaan negara lain, agar tetap menerima ternak dari Indonesia.

"Jangan sampai ternak yang kita ekspor ditolak negara lain itu akan dapat menurunkan tingkat ekspor kita karena rendahnya kualitas, sehingga karantina hewan harus berfungsi dengan baik, melakukan seleksi dan pengawasan terhadap ternak yang akan diekspor, "katanya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar Sulbar yang sangat berpotensi untuk mengembangkan ternak dapat meningkatkan produksi ternaknya.

"Sulbar yang didukung berpotensi areal pengembangan ternak hendaknya dapat dimaksimalkan dalam rangka meningkatkan ekspor ternak dari daerah ini,"katanya.

Populasi sapi di Sulbar sekitar 103.272 ekor, berdasarkan data Distanak Provinsi Sulbar sapi tersebut selain dikomsumsi masyarakat setempat juga diantarpulaukan ke Kalimantan Timur.
(T.KR-MFH/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026