Logo Header Antaranews Makassar

BKD Maros Terima 4.000 Pendaftar CPNS

Rabu, 24 November 2010 14:03 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan menerima lebih dari 4.000 pendaftar calon pegawai negeri sipil periode 2010.

"Hingga saat ini masih dilakukan tahap verifikasi berkas dari 4.000 lebih pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS)," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maros Aswar Paduppa menanggapi proses seleksi CPNS di wilayah kerjanya, Rabu.

Dia mengatakan, dari 4.000 lebih berkas lamaran yang dimasukkan ke BKD Maros, sedikitnya 100 berkas ditolak karena tidak memenuhi persyaratan.

Menurut dia, berkas yang ditolak itu di antaranya karena akreditasi kampus calon pelamar itu tidak memiliki akreditas badan akreditasi nasional perguruan tinggi.

"Selain itu, juga ada yang sudah melampaui batas umur yang ditetapkan BKN. Misalnya untuk guru honorer toleransi umur hingga 40 tahun, namun harus ada bukti masa pengabdian," katanya.

Hal itu diakui salah seorang pelamar CPNS di Kabupaten Maros, Sitti Rabiah.

Dia mengatakan, berkas lamarannya ditolak karena umurnya sudah lebih 40 tahun, meskipun sudah mengabdi sebagai guru honorer lebih dari 10 tahun di salah satu sekolah swasta di daerah yang bergelar "butta salewangan".

"Harusnya ada pengecualian bagi yang mengabdi di atas 10 tahun, tidak dibatasi umurnya, karena mempertimbangkan masa pengabdian itu," katanya.

Sementara bagi pelamar CPNS, Aswar mengimbau agar pelamar bersabar menunggu pengambilan nomor tes dan ujian tulis CPNS, termasuk pengumuman kelulusan.

Pelaksanaan ujian tulis CPNS di Kabupaten Maros direncanakan digelar serentak dengan 23 kabupaten/kota lainnya di Sulsel yakni 10 Desember 2010. (T.S036/Z002)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026