
Beri Kemudahan, BRI Bantaeng Tebar ATM

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Komitmen Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memberikan kemudahan kepada nasabahnya yang akan melakukan transaksi benar-benar diwujudkan, diantaranya melalui penyebaran Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Salah satu ATM terbaru dari bank yang menjangkau segmen terendah ini adalah di halaman depan Kantor Bupati Kabupaten Bantaeng. ATM yang diresmikan Bupati HM Nurdin Abdullah pada HUT ke-756 tersebut merupakan ATM keempat di kota berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar.
Pemimpin BRI Cabang Bantaeng, Widayat pada peringatan HUT ke-115 BRI, Jumat, mengatakan, tiga unit ATM sebelumnya sudah dirasakan manfaatnya oleh nasabah BRI di daerah ini.
Ketiganya masing-masing di jalan Kartini (dua unit) dan satu unit di jalan Manggis. Ia berharap, para pemegang ATM yang mencapai angka puluhan ribu lebih mudah melakukan transaksi keuangan, baik pada siang hari maupun pada malam hari (24 jam).
Selain fasilitas ATM, BRI juga menyiapkan fasilitas SMS Banking. Melalui fasilitas ini, nasabah BRI bisa melakukan transaksi melalui telepon genggam. Sedang untuk memudahkan transaksi kepada nasabah di Pasar Baru, pihaknya menyiapkan Kantor Mini yang disebut Teras BRI.
Teras BRI, terang Widayat dapat menyalurkan kredit kepada para nasabah dan berbagai fasilitas lainnya. "Apapun kami akan siapkan demi kemudahan nasabah," ujarnya seraya menyebut fasilitas e-channel yang sudah melengkapi BRI.
Khusus peringatan HUT ke-115, ia mengatakan, jajarannya melakukan berbagai kegiatan interen, termasuk kegiatan olahraga. Sedang sebagai wujud kepedulian di bidang lingkungan, BRI Bantaeng menjadwalkan aksi peduli lingkungan dalam bentuk penanaman pohon.
Ini juga sejalan dengan program nasional penanaman satu miliar pohon yang dilakukan di kawasan pantai wisata Marina Korong Batu sebanyak 150 pohon, urainya.
Tentang peranan dalam penumbuhan ekonomi masyarakat, dia mengatakan, BRI sangat seriua dengan pembinaan usaha menengah kecil mikro (UMKM) yang bergerak di berbagai bidang.
Pembinaan juga dilakukan terhadap kelompok-kelompok usaha tani yang tersebar dengan jumlah kredit masing-masing Rp50 juta/kelompok. Penyaluran kredit terhadap kelompok tersebut kini mencapai Rp2 miliar, ujarnya. (T.pso-102/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
