
Kubotec Lakukan Perbaikan Jaringan PDAM 2011

Makassar (ANTARA News) - Kubotec Internasional Jepang pada 2011 mulai bekerja dan melakukan perbaikan jaringan Perusahaan Daerah Air Minum untuk menekan tingkat kebocoran air PDAM Makassar.
Direktur Umum PDAM Makassar Tajuddin Noer di Makassar, Rabu, mengatakan, kerjasama ini akan memuat upaya perbaikan jaringan PDAM setempat dengan menggunakan teknologi modern jepang.
"Diprediksi kemampuan menekan kebocoran air milik Kubotec bisa mencapai 30 persen pertahun. Ini berarti beban kebocoran air PDAM nantinya akan tersisa 10 persen dari persentase saat ini sekitar 40 persen," ujarnya.
Ia mengatakan, Kubotec Internasional Jepang sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PDAM Makassar dan Pemerintah Kota Makassar senilai 12 juta dollar.
Penandatanganan nota kesepahaman yang berjangka waktu 10 tahun itu akan menyiapkan teknologi dari Jepang guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam penandatanganan MoU itu, pihak Kubotec yang juga anak perusahaan dari Kubota Corporation menanamkan investasinya selama periode kontrak 10 tahun untuk mencapai target.
Targetnya sendiri, adalah menurunkan "non revenue water" menjadi 25 persen dalam kurun waktu 5-8 tahun dan mempertahankan pada level yang sama selama dua tahun berikutnya.
"Jadi skema pendapatan yang 100 persen berorientasi pada hasil yang artinya bahwa pihak Kubotec akan menerima pembayaran hasil investasinya setelah ada hasil penurunan tingkat kebocoran air atau diistilahkan non revenue water," katanya.
Tajuddin mengatakan, tahap awal Kubotec akan menyelesaikan jaringan tua di wilayah kota lama, seperti Jalan Somba Opu, Jalan Sungai Saddang dan Jalan Tentara Pelajar.
"Sebab rata-rata jaringan di wilayah itu masih milik peninggalan Belanda dan belum pernah diremajakan sejak 50 tahun terakhir," ujarnya. (T.KR-MH/M027)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
