
PDAM Makassar Lelang Perbaikan Jaringan Rp400 Miliar

Makassar (ANTARA News) - Perusahaan Daerah Air Minum Makassar akan segera melakukan pelelangan investasi perbaikan jaringan senilai Rp400-600 miliar karena minimnya dukungan dana dari APBD Makassar.
"Kami ini sementara merapatkan dan merampungkan masalah teknis perbaikan jaringan dan jika semuanya sudah rampung dalam waktu dekat ini maka akan segera dilakukan pelelangan investasi jaringan kepada seluruh investor nasional dan internasional," ujar Direktur Utama PDAM Makassar Hamzah Ahmad di Makassar, Selasa.
Ia mengungkapkan, sejumlah investor nasional dan internasional yang sudah melakukan penjajakan yakni, investor asal Singapura, Jepang dan Arab Saudi. Beberapa investor nasional juga sudah memenuhi ketertarikannya sama PDAM Makassar.
"Semua investor baik investor nasional maupun internasional yang pernah melakukan penjajakan itu akan kita undang kembali dalam suatu pelelangan. Investor nasional saja ada tiga dan internasional ada beberapa," katanya.
Ia menuturkan, investor yang lebih banyak memberikan kontribusi dan keuntungan kepada PDAM Makassar yang akan dipilih, apalagi jika investor itu mampu memberikan keuntungan dalam waktu yang sangat singkat.
Ia mengatakan, dana sebesar itu digunakan untuk memperbaiki seluruh jaringan pipa yang mengalami kerusakan. Karena menurutnya, mustahil PDAM Makassar dapat menekan kebocoran tanpa memperbaiki jaringan besarnya.
Hingga pertengahan kuartal kedua 2010, total kebocoran yang mampu ditutupi PDAM Makassar sekitar 2.000 pipa. Namun faktanya, PDAM masih menemukan banyak kebocoran.
"Setelah diteliti, PDAM Makassar harus melakukan perbaikan jaringan dan terdapat dua pipa jaringan yang harus diperbaiki yakni jaringan utara kota dan Jaringan kota lama," katanya.
Masing-masing jaringan ini membutuhkan dana sekitar Rp300 hingga Rp600 miliar lebih. Angka investasi ini merupakan hasil rujukan penelitian yang dilakukan Kementerian Keuangan.
Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengatakan, kebutuhan pendanaan PDAM Makassar sebesar Rp400 hingga 600 miliar itu tidak akan dibiayai oleh APBD Makassar.
"Kita tidak akan memberikan bantuan dana sebesar itu kepada PDAM apalagi anggaran yang dibutuhkan itu sangat besar. Maka dari itu, kita akan mengundang seluruh investor untuk dilakukan pelelangan dan penandatanganan nota kesepahaman," katanya. (T.KR-MH/S006)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
