
Manfaatkan Libur Natal, Warga Serbu Obyek Wisata

Mamuju (ANTARA News) - Warga Kota Mamuju, Sulawesi Barat, umumnya memanfaatkan libur natal dan tahun baru dengan cara menyerbu sejumlah obyek wisata yang ada di wilayah itu.
Pemantauan di Mamuju, Sabtu, sejumlah tempat obyek wisata di daerah ini disesaki para pelancong sejak libur natal ini berlangsung.
Obyek wisata Gentungan yang terletak di Kecamatan Kalukku sekitar 25 kilometer dari Kota Mamuju, tampak ratusan wisatawan sejak pagi hingga sore hari, para penikmat wisata ini silih berganti masuk ke kawasan permandian alam ini dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kondisi ini sempat menimbulkan jalur menuju kawasan wisata ini mengalami kemacetan lalu lintas akibat padatnya kendaraan yang melintas ke daerah ini.
"Mumpung lagi libur, kami dan keluarga jalan-jalan ke obyek wisata Gentungan ini dari pada tinggal di rumah," kata Yusuf salah seorang pegawai Pemprov Sulbar ini.
Demikian pula kawasan wisata Pantai Lombang-lombang juga terlihat ramai dipadati pengunjung yang hendak memanfaatkan masa liburan natal dan tahun baru.
Lokasi obyek wisata pantai Lombang-lombang ini memang memiliki panorama alam yang indah dengan hamparan pasir putih yang membentang panjang.
Menurut keterangan penjaga tiket, Rusdy, pada musim liburan Natal dan Tahun Baru banyak warga yang datang ke tempat ini atau nyaris seperti libur panjang saat Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.
Ia mengemukakan, kalau hari biasanya jumlah warga yang datang ke lokasi wisata berkisar di bawah 100 orang, namun saat libur hari raya seperti ini jumlahnya melampaui 100 orang setiap harinya.
Dia mengatakan, kemungkinan besar jumlah wisatawan yang masuk ke kawasan pantai Lombang-lombang akan terus meningkat hingga akhir tahun baru.
"Jika malam pergantian tahun biasanya warga menghabiskan waktu di kawasan pantai ini. Tapi saya tidak bisa menjamin apakah warga kembali merayakan tahun baru di kawasan ini," jelasnya.
Kawasan obyek wisata lainnya yang dipadati pengunjung adalah obyek wisata Pulau Karampuang.
Warga yang hendak ke kawasan Pulau Karampuang menggunakan perahu motor dengan tarif Rp5.000/orang dengan jarak tempuh selama 15 menit.
Sabir, salah satu pemilik perahu motor mengatakan, jumlah penumpang menuju kawasan wisata Pulau Karampuan sudah mencapai 50 orang sejak pagi hingga sore.
"Diperkirakan jumlahnya lebih 200 orang yang mengunjungi wisata Pulau Karampuang sebab di sini banyak perahu motor yang mengangkut para wisatawan ini menuju obyek wisata ke Pulau Karampuang itu," ucapnya. (T.KR-ACO/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
