Logo Header Antaranews Makassar

PSM Tuntaskan Pembayaran Gaji Pemain

Rabu, 19 Januari 2011 21:22 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Manajemen PSM Makassar akhirnya memenuhi kewajibannya dengan membayar gaji seluruh pemain yang belum dilunasi sejak bulan Desember.

Humas PSM, Suparno, di Makassar, Rabu, mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah ingin melunasi gaji seluruh pemain sejak lama. Namun berhubung manajemen ketika itu masih fokus terhadap proses merger dengan PSM Primer League di Liga Primer Indonesia (LPI), sehingga baru dilakukan.

"Manajemen melalui Islah Idrus (Manajer Operasional ) telah melunasi gaji pemain untuk bulan Desember pagi tadi. Selain pembayaran gaji, kita juga sudah memberikan uang panjar untuk kontrak pemain," katanya.

Pria yang akrab disapa Ano itu menambahkan, setelah memenuhi kewajibannya pada seluruh pemain, manajemen berharap agar Andi Oddang dkk bisa lebih fokus untuk menatap laga perdana menghadapi Persema Malang di Stadion Gajayana Malang, Sabtu (22/1) mendatang.

Harapan besar dari manajemen tim Juku Eja-julukan PSM tak lepas dari keinginan untuk bisa menjaga peluang meraih hasil terbaik. Apalagi PSM pada musim perdana kompetisi LPI sangat berambisi menjadi yang terbaik.

Menghadapi Laskar Ken Arok-julukan Persema, PSM Makassar akan membawa serta sekitar 18 pemain terbaiknya. Dari seluruh pemain yang dijadwalkan berangkat Kamis (20/1) siang itu, empat diantaranya pemain asing antara lain Marwan Sayedeh, Srecko Mitrovic, Goran Subara dan pemain anyar asal Korsel Kwon Jun.

Namun mantan timnas Korsel U-19 dan U-21 itu belum bisa dipastikan turun karena persoalan administrasi masih dalam tahap penyelesaian oleh pihak konsorsium LPI.

"Dengan tuntasnya persoalan gaji dan kontrak pemain, kita harapkan para pemain bisa lebih tenang dan fokus menatap laga perdana. Kita tetap optimistis bisa meraih hasil terbaik pada laga perdana kami," jelasnya.

Sebelumnya, para pemain memang sempat melakukan aksi mogok latihan akibat gaji pada bulan Desember belum dibayar. Seluruh pemain bahkan sempat mempertanyakan keseriusan manajemen terhadap nasib mereka. (T.KR-MH/A020)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026