
Agen Mitan Akan Peroleh Dana PKBL Pertamina

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pertamina Region VII Sulawesi mengkaji sebagian dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) untuk disalurkan bagi agen minyak tanah yang akan dialihkan menjadi agen gas elpiji.
"Kami akan membantu agen-agen yang akan mengalihkan penjualan dari minyak tanah ke elpiji," kata Koordinator PKBL Pertamina Region VII, Sangkala Gassing di Makassar, Selasa.
Dia menjelaskan, dari 18 agen yang akan menyuplai elpiji ke konsumen, agen-agen tersebut telah diprioritaskan untuk bekas pangkalan minyak tanah.
Penyaluran dana PKBL PT Pertamina Region VII Sulawesi direncanakan akan dialokasikan sebesar Rp20 miliar pada tahun ini.
"Jumlah menurun sebesar Rp3 miliar dibandingkan alokasi 2008 lalu sebesar Rp23 miliar," ucapnya.
Ia mengatakan, dana sebesar Rp20 miliar itu rencananya akan disalurkan kepada 1.000 mitra binaan Pertamina termasuk agen-agen minyak tanah yang akan melakukan pengalihan penjualan ke gas elpiji.
Dia mengatakan, kebutuhan modal itu ditujukan untuk membiayai kebutuhan kelengkapan jaringan distribusi khususnya di tingkat pangkalan dan pengecer.
Diharapkan, pengusaha pangkalan minyak tanah yang nantinya menjual tabung elpiji ukuran 3 kg dapat memperluas outlet penjualan elpiji di tingkat pengecer dan lebih mudah dijangkau masyarakat.
Dana PKBL, khususnya dana Program Kemitraan, merupakan dana yang bersumber dari laba perusahaan BUMN yang dialokasikan bagi pengusaha UMKM.
Pada umumnya, dana Program Kemitraan disalurkan dalam bentuk pinjaman dengan bunga rendah, yaitu mulai 6 persen per tahun. Tingkat suku bunga ini lebih ringan dari tingkat suku bunga komersial perbankan.
Sementara itu, lanjut dia, dari total alokasi dana PKBL itu, 70 persen diantaranya berada di Sulsel karena kantor pusat untuk region tujuh berada di provinsi ini.
(T.PK-HK/S006)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
