Logo Header Antaranews Makassar

Sulteng Termasuk Daerah Rawan Rabies

Selasa, 8 Maret 2011 13:05 WIB
Image Print

Palu (ANTARA News) - Sulawesi Tengah merupakan salah satu dari sejumlah daerah di Tanah Air yang termasuk kategori rawan penyakit rabies.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan Sulteng Ir Greestje Kuhu MSi di Palu, Selasa, mengatakan, semua kabupaten dan kota di daerah ini ditemukan kasus rabies.

Namun dari 11 kabupaten dan kota di Sulteng,Kabupaten Poso paling tinggi kasus rabies yaitu mencapai 38 kasus pada tahun 2010.

Berikut Kabupaten Tolitoli dan Buol masing-masing 12 kasus, dan Kabupaten Sigi 10 kasus rabies.

Sementara Kabupaten Morowali, dan Parigi Moutong masing-masing 8 kasus, Kota Palu 7 kasus, Tojo Una-Una 4 kasus, Banggai dan Donggala masing-masing 3 kasus, serta Banggai Kepulauan 2 kasus.

Selama 2010 jumlah kasus rabies di Sulteng mencapai 107 kasus.

Menurut dia, jika dibandingkan pada 2009, maka 2010 jumlah kasus rabies di Sulteng terjadi penurunan yang mengembirakan.

Pada 2009 jumlah kasus rabies yang terdektesi oleh petugas di kabupaten dan kota di Sulteng mencapai 157 kasus.

Penurunan jumlah kasus rabies, erat kaitanya dengan gencarnya program vaksinasi rabies yang dilakukan oleh petugas di semua kabupaten dan kota.

Sementara kurun tiga bulan terakhir (Januari-Maret) 2011 ini belum ada laporan dari beberapa kabupaten dan kota mengenai jumlah kasus rabies.

Yang baru masuk laporannya adalah kabupaten Donggala, dan Banggai Kepulauan. "Sesuai dengan laporan yang kami terima selama kurun waktu itu tidak ada kasus rabies di Kabupaten Banggai Kepulauan, dan Donggala," katanya.

Ia berharap, daerah-daerah yang belum menyampaikan laporan mengenai perkembangan kasus rabies di daerah masing-masing secepatnya memasukan laporannya.

Mengenai kasus rabies di Kabupaten Poso yang telah menelan korban jiwa, Greestje Kuhu sudah mengetahui, tetapi Dinas Peternakan setempat hingga kini belum juga melaporkan kasus tersebut.

Ia menambahkan, pada 2011 ini, Dinas Peternakan Provinsi telah mendapat bantuan 20.000 dosis vaksin rabies.

Seluruh vaksin rabies itu sudah didistribusikan ke masing-masing dinas di kabupaten dan kota di Sulteng.

Kabupaten Morowali mendapat jatah vaksin rabies sebanyak 3.500 dosis, Poso 2.500 dosis, Sigi,Tojo Una-Una,Banggai dan Parigi Moutong masing-masing 2.000 dosis, Buol 1.500 dosis, Banggai Kepulauan dan Kota Palu masing-masing 500 dosis.

Sementara Kabupaten Tolitoli tidak mendapat jatah distribusi vaksin rabies, karena mereka sudah memiliki stok vaksin yang cukup memadai.

Berdasarkan data Dinas Peternakan Sulteng menyebutkan populasi ternak anjing di provinsi itu mencapai 200 ribu ekor terdiri atas 150 ribu merupakan anjing peliharaan, dan 50.000 ekor lainnya anjing liar.(T.BK03/F002)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026