Logo Header Antaranews Makassar

Potensi Minyak dan Gas Sulawesi-Maluku Dipetakan

Jumat, 18 Maret 2011 03:53 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional melakukan pemetaan wilayah pengembangan potensi minyak dan gas dikawasan Sulawesi dan Maluku sebagai sumber pembangunan ekonomi.

Staf Ahli Bappenas Bidang Kelembagaan Dr Ir Dida Heryadi Salya MA di Mamuju, Kamis mengatakan, pemerintah ditingkat pusat telah melakukan pemetaan kawasan pengembangan minyak dan gas dikawasan Indonesia Timur.

Menurut dia, pemetaan kawasan migas tersebut dilakukan dalam rangka pembangunan koridor pembangunan ekonomi Indonesia 2011-2015.

Ia mengatakan, pengembangan minyak dan gas akan dilakukan dikawasan timur Indonesia yakni dikawasan Sulawesi dan Maluku, diantaranya akan dilakukan pengembangan usaha ekploitasi migas Lapangan Tiyaka, Tomori, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dilakukan PT JOB Medco Tomori.

Selain itu kata dia, pembangunan dan pengoperasian kilang minyak di Donggi dan Senoro, di Kabupaten Banggai Sulteng, investasi itu dilakukan dengan anggaran sekitar Rp1.592 Milyar dollar oleh PT. Donggi Senoror.

Kemudian kata dia, eksplorasi dan eksploitasi migas di teluk Tomini, Sulteng. blok migas diteluk Tomoni akan dijadikan kompleks migas yang terintegrasi dengan pabrik pupuk dan lain sebagainya yang membutuhkan bahan bakar untuk beroperasi.

Ia juga mengatakan, ekplorasi dan ekploitasi migas akan dilakukan teluk Bone Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) oleh PT Mitra Energy Ltd.

Kemudian eksploitasi Minyak Bumi, di Kabupaten Sengkang, Provinsi Sulsel, oleh PT. Energy Epic Sengkang yang, disengkan juga akan dilakukan pengembangkan pembangunan System Pelayanan Cas Bumi Perkotaan (City Gas, 4.000 SR) yang sumber pasokan dari Blok migas di Sengkang, yang dikelola PT Equity Epic Sengkang.

"Di Sengkan juga akan dilakukan pengembangan Industri dan Pengolahan migas lainnya oleh PT. South Sulawesi LNG,"katanya..

Menurut dia, migas salah satu sumber pendapatan tertinggi negara sehingga pemerintah akan memfokuskan pengembangan migas dikawasan timur Indonesia karena di wilayah itu potensi migas cukup menjanjikan agar koridor pembangunan ekonomi di Indonesia dapat tercapai.
(T.KR-MFH/M019)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026