
DANA PENDIDIKAN GRATIS DI SULSEL RP193 MILIAR

Makassar, 24/10 (ANTARA) - Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan hingga saat ini sudah mengucurkan dana pendidikan gratis bagi siswa keluarga tidak mampu sebesar RP81,7 miliar lebih atau 42 persen dari jumlah anggaran yang disediakan tahun 2008-2009 sebanyak RP193 miliar. Sudah ada delapan dari 23 daerah kabupaten/kota di Sulsel yang menerima dana pendidikan gratis 100 persen, kata Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sulsel, Patabai Pabokori di Makassar, Jumat.
Anggaran pendidikan gratis dari APBD Sulsel tersebut diserahkan secara bertahap ke Dinas Pendidikan setempat antara lain untuk biaya pendaftaran siswa baru SD dan SMP, biaya foto, pembelian buku cetak, kegiatan pembelajaran di sekolah, ulangan harian, pemeliharaan sekolah, intensif kepala sekolah, pengembangan profesi guru dan pemberian bea siswa bagi anak keluarga miskin yang berprestasi.
Dana tahap pertama dan kedua sebesar RP120 miliar, lanjutnya, diharapkan sudah terealisasi hingga akhir tahun ini dan tahap ketiga sebesar RP73 miliar akan dikucurkan setelah Surat Pertanggung-jawaban (SPJ) penggunaan dana tersebut dari sekolah bersangkutan diterima Diknas Sulsel.
"Anggaran tahap ketiga akan dikucurkan secara serentak jika SPJ sekolah penerima dana pendidikan gratis sudah masuk semua," katanya seraya menyatakan, jika ada sekolah yang belum menerima dana tersebut berarti proposal anggaran yang diajukan dalam SPJ belum lengkap atau diminta diperbaiki sesuai rambu-rampu pemanfaatannya.
Tanpa merinci jumlah sekolah dan siswa anak kurang mampu yang menjadi sasaran program tersebut, Patabai mengatakan, cukup banyak sekolah tingkat SD dan SMP yang memperoleh biaya perawatan dan perbaikan sekolah, termasuk ratusan ribu murid anak kurang mampu menikmati dana itu.
Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Arismunandar mengatakan, keinginan pemerintah provinsi Sulsel untuk menambah anggaran pendidikan gratis tersebut merupakan langkah yang tepat karena akan memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap mutu pendidikan yang akan dicapai.
"Jika Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengusulkan ke DPRD untuk dinaikkan anggarannya 40 persen dari yang sudah dianggarkan RP193 miliar melalui APBD perubahan tahun 2008 cukup beralasan karena beberapa daerah kabupaten/kota membengkak siswanya yang tergolong tidak mampu," katanya.
Selain itu, lanjutnya, melalui perubahan anggaran tersebut akan memberi peluang kepada pihak sekolah melakukan pembenahan sarana pendidikan termasuk fasilitas laboratorium sekolah yang bersangkutan.
***8***
(T.A022/B/F003/F003) 24-10-2008 14:25:33
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
