Logo Header Antaranews Makassar

Lembaga Kursus di Sulsel 2.000 Tempat

Rabu, 30 Maret 2011 10:23 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Keberadaan lembaga kursus terus bertumbuhan di berbagai daerah di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, hingga kini jumlahnya mencapai 2.000 tempat tersebar pada 24 kabupaten/kota.

"Lembaga kursus untuk berbagai keterampilan, rata-rata tumbuh lima persen pertahun di daerah ini," kata Ketua Himpunan Penyelenggara Kursus Indonesia (HIPKI) Sulsel Amir Bakriadi di Makassar, Rabu.

Dia mengatakan, pesatnya perkembangan lembaga kursus di Sulsel seiring dengan tuntutan lapangan kerja yang membutuhkan keterampilan khusus seperti komputer, bahasa Inggris, akuntansi dan sebagainya.

Karena itu, lanjutnya, kehadiran lembaga kursus yang tumbuh seperti jamur di musim hujan telah memberikan dampak positif baik bagi penyelenggara kursus maupun roda perekonomian dan bursa lapangan kerja di Sulsel.

Lebih jauh dia mengatakan, kehadiran lembaga kursus juga memberikan andil dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap pakai.

Berkaitan dengan hal tersebut, dia mengimbau agar penyelenggara kursus benar-benar dapat menjalankan fungsinya dengan baik, bukan hanya untuk kepentingan bisnis semata.

Sementara itu, berdasarkan data HIPKI Sulsel hingga akhir 2010 tercatat lebih dari 2.000 lembaga kursus tersebar di daerah ini.

Adapun jumlah anggota HIPKI di seluruh Indonesia pada periode yang sama sudah mencapai 15.700 anggota yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Dari jumlah lembaga kursus tersebut, sekitar 35 persen alumninya dapat diserap oleh sektor industri.(T.S036/M019)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026