
75 Persen Irigasi di Sulsel Rusak

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 75 persen atau sekitar 485.000 hektare dari sekitar 647.000 ha irigasi yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, mengalami kerusakan.
Menurut data yang dikeluarkan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sulsel, di Makassar, Rabu, sekitar 226.000 ha atau 35 persen dikategorikan mengalami rusak berat, sedang 40 persen atau sekitar 259.000 ha rusak ringan.
Itu berarti, hanya 25 persen atau sekitar 161.000 ha irigasi yang masih normal mengairi sawah seluas sekitar 1,5 juta hektare.
"Perbaikan irigasi akan dilakukan secara bertahap dengan anggaran perbaikan sebanyak Rp350 miliar, masing-masing dari APBN Rp320 miliar dan APBD Rp30 miliar," ujar Kepala PSDA Sulsel, Suprapto Budi Santoso.
Rusaknya irigasi tersebut menurut dia, membuat 20 persen lebih sawah tidak bisa diairi disebabkan karena kapasitas air irigasi berkurang.
Dia menyebutkan, anggaran perbaikan akan digunakan untuk galian irigasi yang tersumbat maupun irigasi baru, mengganti pintu-pintu air yang rusak, serta membetulkan kembali tembok yang rubuh. (T.PK-AAT/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
