
1.842 Siswa Bantaeng Ikut UN

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Sebanyak 1.842 orang siswa SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, mengikuti Ujian Nasional (UN) yang tersebar pada 12 sekolah penyelenggara.
Jumlah SMA, SMK dan MA di daerah ini sebanyak 26, kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Bantaeng Hj A Sinasari saat mendampingi Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah pada peninjauan pelaksanaan UN di Bantaeng, Senin.
Bupati Bantaeng bersama Ketua Tim Penggerak PKK Hj Lies F Nurdin, Sekretaris Dikpora Basri, Kabag Humas Alam Nur dan sejumlah petinggi Dikpora Bantaeng melihat dari dekat pelaksanaan UN di SMA Negeri I Bantaeng dan SMA Negeri II Bantaeng.
UN di SMA Negeri I Bantaeng diikuti 192 peserta, sedang di SMA Negeri II diikuti 213 peserta. Seluruh peserta di sekolah itu ikut UN, tambah Kepala SMA Negeri I Drs H Baharuddin dan Kepala SMA Negeri II Drs Abd Azis B.
Baik Baharuddin maupun Abd Azis mengakui tingkat kelulusan siswanya pada UN tahun 2010 mencapai 100 persen. "Hanya pada UN 2009 ada yang tidak lulus," tambah Baharuddin.
Kedua Kepala Sekolah ini optimistis pada UN tahun ini muridnya bisa mencapai kelulusan seperti tahun sebelumnya. "Insya Allah, tahun ini, seluruh siswa bisa lulus," harap Abd Azis.
Menjawab pertanyaan, ia mengatakan, UN yang akan berlangsung hingga 21 April 2011 tak ada ujian susulan seperti tahun sebelumnya. "Kalau tidak lulus, siswa terpaksa ujian Paket C," tambahnya.
Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah pada peninjauan tersebut meminta siswa tidak panik dan stres mengikuti UN. "Kerjakan dengan tenang dan penuh konsentrasi agar berhasil lulus dengan nilai terbaik," pintanya.
Harapan yang sama juga disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Bantaeng Hj Lies F Nurdin. Ia kemudian berharap, sekolah memberi perhatian terhadap fasilitas perpustakaan dan laboratorium yang ada.
"Sayang bila perpustakaan dan laboratorium tidak diperhatikan," ujar Hj Lies F Nurdin saat melihat kondisi perpustakaan SMA Negeri I Bantaeng.
Bupati juga meminta Kadis Dikpora agar segera menganggarkan perbaikan perpustakaan dan laboratorium di sekolah tersebut.
Agar siswa betah di perpustakaan, ia berharap perpustakaan dilengkapi fasilitas penyejuk udara (AC) dan kursi yang lebih baik, urainya. (T.KR-HK/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
