Logo Header Antaranews Makassar

Senggerang Disesaki Tim Tagana

Senin, 25 April 2011 19:53 WIB
Image Print
MAKASSAR - BANJIR BANDANG. Sejumlah anggota tim SAR bersama warga membersihkan puing-puing rumah yang terkena terpaan banjir bandang di Kampung Senggerang, Kelurahan Balleangin, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Senin (25/4). Banjir bandang yang terjadi pad

Makassar (ANTARA News) - Lokasi banjir bandang yang menewaskan empat warga, Kampung Senggerang, Kelurahan Balleanging, disesaki anggota tim tanggap bencana dari Kabupaten Pangkajene Kepulauan serta Tim Tagana dari Provinsi Sulawesi Selatan.

Dari pantauan ANTARA di lokasi bencana, Senin, ratusan anggota dari Kodim dan Polresta Pangkep, Basarnas Makassar, Tim Dinkes dan PMII Sulsel, PKS Peduli Bencana dan tim kemanusiaan lainnya mendominasi jalan kampung sepanjang sekitar satu kilometer.

Tim Tagana Pemprov Sulsel yang dipimpin Asisten III Bidang Kesra, Yaksan Hamzah sampai di lokasi sekitar 20 menit sebelum empat korban di usung ke liang lahat.

"Kita cuma menyusul, kemarin siaga bencana sudah kesini. Kami bawa dua mobil obat-obatan dan sembako," ucapnya.

Ikut dalam rombongan Asisten III yakni Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulsel, Mappagio, dan Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rachmat Latief.

Menurut dia, Pemprov Sulsel akan menunggu laporan dari Pemkab Pangkep menyangkut pemulihan infrastruktur termasuk sekitar 20 rumah warga yang lenyam dan rusak akibat banjir bandang.

Sementara Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid, yang hadir mulai dari proses memandikan jenazah, sholat jenazah sampai penguburan, menyatakan untuk saat ini masih fokus pada, kesiapan logistik dan kesehatan korban bencana.

Pemkab Pangkep juga menanggung biaya pemakaman, dan ongkos Rumah Sakit bagi korban luka.

Mengenai rumah warga yang menjadi korban, maupun relokasi terhadap rumah yang ada dipinggir sungai, Syamsuddin menyebut baru mencari solusi untuk penanganannya. (T.KR-AAT/M027)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026