
PSM Hancurkan Bintang Medan 4-1

Makassar (ANTARA News) - Tuan rumah PSM Makassar kembali sukses meraih tiga poin setelah mengalahkan Bintang Medan 4-1 pada lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Jumat malam.
Raihan tiga poin bukan hanya membuat PSM berhak menempati posisi tiga namun juga menjadi kemenangan yang ketujuh kalinya secara beruntun dari tim yang diarsiteki Wilhelmus Gerardus Rijbergen tersebut.
Enam kemenangan yang berhasil diraih tim Juku Eja masing-masing menghadapi Solo FC (4-1), Cendrawasih Papua (5-1), Semarang United (2-0), Persebaya 1927 (4-0), Bali Devata (3-2) dan Persibo Bojonegoro dengan skor 2-0.
Tampil dengan modal enam kemenangan sebelumnya ternyata mampu dimanfaatkan dengan baik Supriono dan kawan-kawan. Hal itu terbukti dengan lahirnya gol cepat melalui striker asal Suriah Marwan Sayedeh, ketika pertandingan baru berjalan delapan menit.
Gol yang disambut gembira ribuan suporter PSM itu bermula dari umpan matang M Fadly kepada Marwan Sayedeh, yang berdiri bebas di kotak terlarang pertahanan Bintang Medan.
Unggul 1-0 membuat tuan rumah semakin bersemangat untuk kembali menggandakan kedudukan. Keputusan itu berbuah manis dengan lahirnya gol kedua yang kembali dipersembahkan Marwan Sayedeh di menit ke-32.
Tim tamu sebenarnya juga memiliki kesempatan memperkecil ketertinggalan namun peluang yang dimiliki Cosmin Vancea di menit ke-38, belum berbuah manis setelah tendangannya hanya membentur mistar gawang PSM.
Skor 2-0 untuk keunggulan PSM itupun tetap bertahan hingga berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua, PSM yang bertekad untuk mengejar jumlah gol pada pertandingan terakhir putaran pertama LPI, kembali menerapkan permainan menyerang. Kondisi itu membuat Bintang Medan terpaksa memilih lebih bertahan untuk menghindari lahirnya gol yang lebih banyak.
Namun upaya Bintang Medan meredam agresifitas tim Juku Eja hanya berlangsung beberapa menit. PSM yang tampil begitu mendominasi akhirnya kembali menggandakan kedudukan melalui hattrick Marwan Sayedeh di menit 59.
Unggul 3-0 belum juga membuat PSM berpuas diri untuk kembali menekan pertahanan Bintang Medan. Hasilnya, gol keempat PSM kembali lahir melalui mantan pemain Persebaya Surabaya, Satrio Syam pada menit ke-75.
Sementara tim Bintang Medan yang tak ingin dipermalukan dengan banyak gol berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-4. Namun gol yang diciptakan Yosep Ostanika dipenghujung pertandingan itu tak mampu menolong Bintang Medan dari kekalahan.
Pelatih PSM, Wilhemus Gerardus Rijsbergen mengatakan sangat berterima kasih kepada para suporter yang begitu tak henti-hentinya memberikan dukungan kepada para pemain.
"Saya sebenarnya sangat menyesalkan karena kebobolan satu gol dimenit-menit akhir. Namun itulah yang akan kita antisipasi dan menjadi pekerjaan rumah untuk berbuat lebih baik lagi kedepan," katanya.
Sementara itu pelatih Bintang Medan, Michael F mengaku kekalahan yang diderita timnya lebih disebabkan kualitas pemainnya yang kurang pengalaman.
Kondisi itu sangat jauh berbeda dengan pemain PSM yang memang sebagian besar merupakan berasal dari tim Liga Super Indonesia.
"Selamat buat pelatih PSM dan seluruh jajarannya atas kemenangan ini. Tentunya ini akan menjadi pelajaran berharga bagi kami," katanya.(T.KR-MH/I015)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
