Logo Header Antaranews Makassar

Sulbar Memasuki Musim Kemarau

Minggu, 26 Juni 2011 18:44 WIB
Image Print
BMKG
Mamuju (ANTARA News) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan, Provinsi Sulawesi Barat telah musim kemarau pada akhir bulan Juni tahun 2011.

Kepala Stasiun BMKG Majene, Edy Sofyan, di Majene, Minggu mengatakan, musim kemarau di Provinsi Sulbar mulai terjadi pada akhir bulan Juni.

Ia mengatakan, musim kemarau yang telah terjadi di Sulbar ini masih dalam batas normal dan hanya akan berlangsung singkat, hingga dua sampai tiga bulan ke depan.

"Diperkirakan musim kemarau yang terjadi di Sulbar akan berakhir pada akhir bulan Agustus atau pada awal bulan September tahun 2011, karena di saat itu kembali musim hujan akan melanda wilayah Sulbar," katanya.

Ia mengatakan, musim hujan yang terjadi pada awal Maret tahun 2011 dengan curah hujan dalam intensitas ringan, sedang, sekitar 100 mililiter per hari dan kecepatan angin sekitar 36 kilometer per jam, telah berakhir pada akhir bulan juni ini.

"Musim hujan di Sulbar yang disebabkan karena pengaruh fenomena badai La Nina yang mengakibatkan terjadi musim pancaroba sejak bulan Maret yang lalu, telah berakhir, dan Sulbar telah memasuki musim kemarau pada bulan Juni ini," katanya.

Oleh karena itu ia meminta petani di Sulbar mewaspadai ancaman musim kemarau yang diperkirakan akan terjadi itu dengan menyiapkan segala bentuk antisipasi agar tanaman padi mereka tidak terancam kekeringan yang bisa membuat petani menjadi merugi.

"Petani harus mewaspadai ancaman kemarau jangan sampai petani mengalami gagal panen karena tanaman padi mereka kekurangan air mulai saat ini semuanya harus diantisipasi, meski musim kemarau ini terbilang singkat," katanya. (T.KR-MFH/N005)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026