
FKKPI SULSEL SATUKAN ORMAS DAN GENERASI MUDANYA

Makassar, 10/11 (ANTARA) - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Komunikasi Keluarga Purnawirawan Indonesia (FKKPI) Sulawesi Selatan akan menyatukan kepengurusan Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Generasi Muda FKKPI.
Sekretaris Ormas FKKPI DPD Sulsel, Suwandi Mahendra di Makassar, senin, mengatakan, rencana tersebut akan direalisasikan pada Musyawarah Daerah (Musda) Ormas dan generasi Muda FKKPI yang berlangsung di Makassar, 16-17 November 2008.
Kepengurusan Ormas yang dipimpin Syahrul Yasin Limpo dan Kepengurusan Generasi Muda yang dipimpin Ichsan Yasin Limpo akan disatukan dalam musda nanti, ujarnya.
Menurut dia, Jika kepengurusan dua organisasi FKKPI itu telah digabung, maka ketua terpilih adalah salah satu dari ketua Ormas dan Generasi Muda atau calon lain yang disepakati forum.
Dia menjelaskan, penyatuan itu perlu dilakukan guna mensinergikan pengalaman kaum tua FKKPI dengan semangat yang dimiliki generasi mudanya, dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa..
Selain penyatuan, FKKPI juga berencana memberi penataran bagi anggota-anggotanya untuk memperdalam kesadaran bela bangsa serta meningkatkan militansi kebangsaan.
"Terjadi dekadensi militansi kebangsaan kita. Akibatnya bangsa kita mampu diobok-obok negara lain. Kita tentunya tidak ingin membiarkan itu berlangsung lama," ujarnya.
Dalam Musda nanti, akan dikeluarkan dua rekomendasi politik. Pertama, FKKPI Sulsel akan mempelopori gerakan penyatuan FKKPI di seluruh Indonesia sesuai semangat Satu Raga Satu Jiwa untuk Bangsa dan Negara RI.
Kedua, FKKPI akan berkomitmen memelihara stabilitas bangsa dan meningkatkannya menjelang pelaksanaan Pemilu 2009.
Selain 250 pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Sulsel, Ketua Umum FKKPI Pusat Ponco Sutowo dan Pendiri FKKPI Surya Paloh, direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut. ***8***
(T.PK-AAT/C/F003/F003) 10-11-2008 04:44:26
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
