Logo Header Antaranews Makassar

Gubernur Janjikan Listrik di Mateng 2012

Kamis, 30 Juni 2011 04:25 WIB
Image Print
Mamuju (ANTARA News) - Gubernur Sulawesi Barat menjanjikan akan memenuhi sarana dan prasarana listrik di wilayah yang akan dimekarkan menjadi Kabupaten Mamuju Tengah pada tahun 2012

"Wilayah Kecamatan yang akan dimekarkan menjadi Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), dari induknya Kabupaten Mamuju akan dipenuhi sarana listriknya pada tahun 2012," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Rabu.

Ia mengatakan, wilayah Kecamatan yang akan dimekarkan menjadi Kabupaten Mateng diantaranya Kecamatan Topoyo, Tobadak, Budong Budong, dan Korossa, yang saat ini masih dalam wilayah Kabupaten Mamuju, akan dipenuhi sarana listriknya, seperti dengan dipenuhinya sarana listrik yang ada di Kabupaten Mamuju Utara (Matra) yang berada dibagian utara wilayah calon Kabupaten Mateng.

"Sarana listrik di Kecamatan Mateng saat ini tidak memadai karena masih ada yang belum berfungsi 24 jam, bahkan banyak wilayah desa di daerah itu tidak terpenuhi sarana listriknya karena keterbatasan PLN dalam memenuhi sarana listrik masyarakat,"katanya.

Gubernur mengatakan, karena keterbatasan sarana listrik yang dimiliki Kabupaten Mateng membuat ekonomi daerah itu terkendala pembangunan karena tidak adanya sarana listrik sebagai pendukung.

Oleh karena itu ia berjanji pada tahun 2012 mendatang akan mengupayakan pemenuhan sarana listrik di wilayah Mateng dengan membangun sarana listrik seperti di kabupaten Matra yakni dengan mengandalkan suplai listrik dari Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Wakil Presiden Boediono, telah berjasa kepada masyarakat di Kabupaten Matra karena atas petunjuknya sehingga PLN di wilayah Sulteng bersedia memasok listriknya ke Kabupaten Matra sehingga kondisi listrik di Matra yang sebelumnya sama dengan kondisi listrik yang ada di Kabupaten Mateng menjadi sedikit lebih memadai,"katanya.

Ia mengatakan, dengan pembangunan sarana listrik di Matra pemenuhan listrik di Kabupaten pemekaran terbungsu di Sulbar ini semakin maksimal karena listrik di daerah penghasil sawit terbesar di Sulbar itu, kini telah dapat beroperasi selama 24 jam.

Gubernur mengatakan, anggaran yang ditelan untuk penyediaan sarana listrik di Kabupaten Matra mencapai Rp84 miliar, melalui anggaran bantuan pemerintah pusat yang dialokasikan APBN.

"Penyediaan sarana listrik di Matra tersebut ingin kembali dilaksanakan pemerintah di Sulbar, yakni di Kabupaten Mateng yang juga akan mengandalkan suplai listrik dari Provinsi Sulteng sehingga diharapkan pada tahun 2012 seluruh wilayah di Sulbar listriknya sudah beroperasi 24 jam dan ekonomi Sulbar diharapkan tumbuh dengan tersedianya sarana listrik itu,"katanya.(T.KR-MFH/S006)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026