
PNS Diminta Lebih Inovatif

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah meminta seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajarannya lebih inovatif agar dapat mendukung kemajuan pembangunan daerah.
"Saya berharap, setiap prajabatan selalu ada sesuatu yang menjadi unggulan, terutama masalah disiplin, komitmen serta inovasi yang dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Bupati ketika membuka Diklat prajabatan golongan II dan III Pemkab Bantaeng bekerjasama Badan Diklat Provinsi Sulsel di Bantaeng, Selasa.
Menurut Bupati, kesempatan melakukan inovasi terbuka lebar, terlebih pada era otonomi daerah. "Dengan otonomi daerah, kita diminta melakukan inovasi baru agar kita dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, PNS harus bisa tampil melakukan peningkatan pelayanan publik serta membangun daya saing daerah," ujarnya.
Ia kemudian mengemukakan kondisi wilayah Kabupaten Bantaeng yang merupakan wilayah terkecil di Sulsel. Dengan potensi lahan yang ada, kita harus optimal agar bisa menghasilkan seperti daerah yang wilayahnya besar.
"Ini memungkinkan, sebab lahan kita cukup potensial untuk peningkatan produktivitas, terutama di bidang pertanian yang kini sedang menjadi kekhawatiran dunia. Dunia kini khawatir akan terjadi krisis pangan. Ini potensi kita untuk memenuhinya," ucapnya.
Menurut Bupati, kinilah saatnya PNS lebih banyak berkiprah memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. "Jangan menjadi pegawai yang justru ingin dilayani masyarakat sebab kita menerima gaji dari masyarakat yang patungan melalui pajak," ujarnya.
Bila pola pikir kita masih seperti yang dulu. Tidak diubah, yakinlah, PNS akan menjadi bulan-bulanan masyarakat karena realitas perkembangan yang menimbulkan tuntutan.
Sebaliknya, bila sudah terbiasa bekerja terstruktur, masalah tak akan sampai ke tingkat pimpinan. "Mungkin pada tingkat Kepala Bagian saja sudah selesai," urainya.
Ia kemudian mengemukakan, kunci mengatasi permasalahan tersebut terletak pada komitmen dan keikhlasan menjalankan pekerjaan sebagai PNS merupakan pekerja profesional.
Bila hal itu dapat dilakukan, maka etika dan moral akan menjawab apa yang telah kita berikan kepada daerah kita, ujarnya.
Prajabatan diikuti 324 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), terdiri dari 105 orang golongan II dan 219 orang golongan III selama 5-27 Juli 2011. (T.KR-HK/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
