
Sulsel Gratiskan Korban Flu Burung
Senin, 18 Juli 2011 19:25 WIB

"Khusus flu burung digratiskan semua, walaupun bukan pengguna Jamkesmas dan Jamkesda. Ini bagian dari program pemerintah pusat," kata Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Rachmat Latief di Makassar, Senin.
Menurut dia, sejauh ini belum ada laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, Wajo dan Sidrap, yang menyebut ada warganya terkena virus mematikan yang menular dari unggas ini.
Tiga kabupaten yang disebut di atas, beberapa waktu lalu ramai diberitakan media, terkait banyaknya ternak unggas yang mati akibat terjangkit virus flu burung.
Selain itu, ia mengatakan, semua pusat kesehatan masyarakat di daerah yang dinilai rawan penyebaran virus H5N1 ini sangat siap untuk menerima jika ada pasien dengan gejala flu burung.
Sejauh ini, kata dia, belum ada warga Sulsel yang positif terjangkit virus mematikan ini.
"Baru gejala yang ada, akan tetapi hal tersebut tetap kami waspadai. Kalau daerahnya positif flu burung, hindari saja, dan unggasnya bisa dimusnakan dengan cara dibakar," ucapnya.
Ia juga mengemukakan bahwa sejauh ini belum ada pada penularan virus flu burung dari manusia ke manusia, kecuali dari hewan ke manusia. (T.pso-099/M026)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
