
Harga Daging Sapi Mengalami Kenaikan

Gorontalo (ANTARA News) - Menjelang bulan Ramadhan yang diperkirakan mulai tanggal 1 Agustus 2011 nanti, harga daging Sapi di sejumlah pasar tradisional Gorontalo dan sekitarnya mengalami kenaikkan.
Sejumlah Ibu rumah tangga (IRT) saat ditemui, Selasa, mengakui bahwa menjelang pelaksanaan bulan puasa, harga sejumlah kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikkan, termasuk daging Sapi.
Marta salah seorang IRT saat ditemui di pasar sentral Kota Gorontalo mengatakan, sejak beberapa terakhir ini harga daging Sapi mengalami kenaikkan, sehingga banyak konsumen yang menunda untuk membeli kebutuhan tersebut.
Dia menjelaskan, minggu lalu harga daging Sapi dijual sebesar Rp67.500 per kg, namun saat ini naik menjadi Rp70 ribu hingga Rp72.500 perkg.
"Saya terpaksa menunda untuk membeli daging, karena harga mengalami kenaikkan," Kata Marta.
Mulyono salah seorang pedagang daging Sapi di Gorontalo mengatakan, pedagang terpaksa menaikkan harga sebab ditingkat pemasok sapi potong, terjadi lonjakan harga.
"Kami terpaksa menaikkan, sebab tidak ingin mengalami kerugian jika berpatokan pada harga sebelumnya," Kata Mulyono.
Menurut dia, sudah menjadi tradisi bahwa setiap memasuki bulan Ramadan pasti harga daging akan mengalami knaikkan, namun masih diambang batas toleransi dan konsumen mampu membeli.
Dia mengatakan, harga daging Sapi tersebut, diperkirakan akan terus mengalami kenaikkan dan puncaknya memasuki lebaran nanti, karena kebutuhan konsumen semakin meningkat. (T.M031/B008)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
