Logo Header Antaranews Makassar

Pertamina Jamin Ketersediaan Elpiji

Rabu, 27 Juli 2011 20:16 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - PT Pertamina Region VII Makassar menjamin ketersediaan elpiji selama Ramadhan hingga 10 hari setelah lebaran dengan menambah pasokan hingga 31 persen.

Asisten Administrasi Penjualan BBM Retail Pertamina Region VII Makassar Denny Desmoro di Makassar, Rabu, mengatakan ketersediaan elpiji saat ini cukup untuk tiga hari atau 800 metrik ton.

Usai rapat koordinasi kesiapan pasokan dan distribusi kebutuhan pokok masyarakat menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri, ia menambahkan pada Rabu (27/7) sudah masuk lagi pasokan sebanyak 1.700 metrik ton untuk lima hari.

"Tingkat konsumsi elpiji di Sulawesi Selatan mencapai 350 metrik ton per hari," katanya.

Menurut dia, pasokan elpiji sebanyak 1.700 metrik ton tersebut diterima setiap tiga hari sekali. Namun jika dibutuhkan penambahan, pihaknya akan meminta ke pusat untuk mengirim dua hari sekali.

"Kami juga siap menggelar operasi pasar jika sewaktu-waktu dibutuhkan," ujarnya.
Ia mengatakan, sedangkan premium, pihaknya akan menambah pasokan 10 persen untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama Ramadhan dan Lebaran.

Soal antrean panjang kendaraan di SPBU Kabupaten Sinjai dan Kota Makassar, ia mengakui ada masalah pada distribusi. Namun hal tersebut hanya terjadi satu hari karena truk tangki pengangkut premium harus masuk garasi.

Secara keseluruhan persediaan minyak tanah di Kota Pare Pare cukup untuk 33 hari, Makassar 348 hari dan Palopo 540 hari. Sementara persediaan premium mencapai 8.697 kiloliter dengan ketahanan delapan hari untuk Makassar, Pare Pare tiga hari, dan Palopo satu hari.

"Sedangkan solar di Pare Pare cukup untuk tiga hari dan Palopo 12 hari," katanya.

Kelangkaan bahan bakar minyak merupakan salah satu hal khusus yang dikhawatirkan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel, karena telah terjadi di beberapa provinsi di Indonesia.

"Saya siap bersurat ke Pertamina jika terjadi kekurangan. Lebih baik persediaan berlebih karena saya takut kalau kurang," kata Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. (T.KR-RY/E005)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026