
Satu Ramadan Ditetapkan 1 Agustus 2011
Minggu, 31 Juli 2011 19:40 WIB

Ketua Badan Hisab Rukyat Abbas Padil di Makassar, Minggu, menjelaskan, penetapan satu Ramadan tersebut berdasarkan perhitungan data 'Ijmak posisi akhir bulan Syaban pada 31 Juli 2011 pada 2.40 WITA dan posisi hilal saat matahari terbenam 18.06 WITA.
Posisi hilal miring ke utara pada lima derajat 34 menit sebelah selatan matahari diketahui dari tinggi hakiki enam derajat 40 menit dan tinggi lihat hilal enam derajat 15 menit.
Meski demikian, posisi hilal tak terlihat jelas saat peneropongan karena tebalnya awan yang menutupi posisi matahari saat terbenam.
"Insya Allah besok satu Ramadan karena meski posisi hilal tak terlihat jelas di Makassar, ada daerah lain di Indonesia yang dapat melihatnya," ujarnya.
Daerah lain yang dapat melihat posisi hilal akan dijadikan patokan penetapan satu Ramadan secara nasional.
Penetapan resmi awal Ramadan secara nasional akan diumumkan Kementerian Agama setelah sidang Isbat digelar. (T.KR-RY/F003)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
