Logo Header Antaranews Makassar

Warung Diminta Tutup Siang Hari Selama Ramadan

Rabu, 3 Agustus 2011 11:58 WIB
Image Print

Mamuju, Sulbar (ANTARA News) - Wakil Bupati Mamuju Provinsi Sulawesi Barat Ir Bustamin Bausat mengimbau kepada pemilik warung dan rumah makan agar menutup usahanya pada siang hari selama bulan suci Ramadan 1432 Hijriah.

"Diimbau kepada seluruh pemilik warung dan rumah makan di Mamuju agar dapat menutup sementara usahanya pada siang hari selama bulan suci Ramadhan 1432 hijriah ini," kata Wakil Bupati (Wabup) Mamuju Bustamin Bausat, di Mamuju, Sulbar, Rabu.

Ia mengatakan, pemilik warung dan rumah makan diminta menghormati umat Muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa, dengan tidak membuka usahanya di siang hari karena akan mengganggu masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa.

"Silakan buka di malam hari, tapi jangan di siang hari, mari kita saling menghormati, menjaga toleransi dan kerukunan sesama umat beragama yang sedang menjalankan ibadah puasa, dengan tidak berbuat sesuatu yang bisa menganggu ibadah puasa di bulan suci Ramadhan ini," katanya.

Ia juga meminta kepada masyarakat Mamuju untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan dengan tidak berbuat sesuatu yang bisa merusak ketenangan yang tercipta dengan baik di daerah ini.

"Mari kita perbanyak amalan ibadah di bulan suci ini, baik ibadah sunnah dan wajib serta memperbanyak silaturrahmi, bersedekah kepada sesama, dan tidak berbuat sesuatu yang bisa merusak ketenangan di daerah ini," katanya.

Ia juga meminta agar masyarakat, seperti anak-anak dan remaja yang selalu membunyikan petasan ketika umat Muslim melaksanakan ibadah di sejumlah masjid yakni pada saat shalat Isya dan Tarawih menghentikan aksinya itu.

"Pemerintah di Mamuju melarang petasan dibunyikan karena sangat mengganggu masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadhan ini," katanya.

"Hendaknya imbauan ini diindahkan untuk kepentingan bersama," tambahnya. (T.KR-MFH/A035)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026