"Perkembangan PT Inco terus melakukan inisiasi dengan menambah kapasitas produksi dari 72 ribu ton, naik menjadi 92 ribu ton satu hingga dua tahun mendatang," kata Presiden Direktur PT Inco Tbk, Tony Wenas, disela buka bersama di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.
Ia mengatakan, pihaknya telah memprogramkan namanya cepat yaitu menambang di area lebih banyak di wilayah Sulawesi Selatan dan Selawesi Tengah. Bahkan, untuk mendukung upaya tersebut, kata dia, kemungkinan membuat jalur lima yang sebelumnya ada empat jalur.
Ia menyebutkan, untuk blok Bahudopi merupakan jalur kelima, wilayah soroako, diinvestasikan senilai 500 juta dolar, dengan total nilai investasi secara keseluruhan mencapai lebih dari 1 miliar dolar.
"Ada belasan triliunan kalau di total. PT Inco juga telah melakukan ekspasi sesuai target yang saya sebutkan tadi," sebut dia.
Tony Wenas menjelaskan, ekspasi juga salah satu langkah untuk penambahan produksi, seperti di daerah Karebe, Kabupaten Luwu Timur, yang telah rampung hingga 95 persen.
"Lokasi Karebe telah on line, kami pun sudah menyiapkan listrik sekitar 90 Megawatt untuk produksi, sebagaian kita membagi ke masyarakat yakni 3 Megawatt. Total investasi sekitar 410 juta dolar dan akan diresmikan pada Oktober mendatang," bebernya. (T.PSO-282/M012)

