Makassar (ANTARA News) - Presiden Direktur PT International Nickel Indonesia Tbk (PT INCO), Tony Wenas, mengakui akan mundur dari jabatannya usai pembahan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) akhir September mendatang.
"Bantahan tidak ada, dan itu benar. Memang kemarin, Jumat lalu, saya sudah mengajukan pers rilis pengunduran diri dan telah saya umumkan secara terbuka di website resmi PT Inco," ucap Tony Wenas, usai berbuka bersama di Makassar, Sabtu.
Ia mengungkapkan, pengunduran dirinya telah dimasukkan ke Pimpinan tertinggi PT Inco Tbk dan menurut rencana pengunduran tersebut berlaku setelah pembahasan RUPs akhir September 2011 mendatang.
"Saya masih efektif sampai sekarang. Saya masih menunggu pembahasan RUPs untuk mundur," katanya.
Disinggung siapa bakal calon yang akan menggantikan dirinya untuk menjabat sebagai Presiden Direktur PT Inco, kata dia, enggan menjawab secara rinci. Bahkan ditanyai seputar apa penyebab pengunduran dirinya, iapun enggan menjawab
"Sudah diidentifikasi, kalau pun saya tahu bukan menjadi wewenang saya, melainkan direksi," katanya.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo di Makassar, mempertanyakan niat pengunduran diri Direktur Utama PT International Nickel Indonesia Tbk (Inco) Tony Wenas.
"Saya bertanya-tanya, ada hal apa di situ. Kalau ada situasi seperti itu saya lebih baik mencermati dulu karena pikiran saya yang harus diselamatkan adalah karyawan dan berbagai hal kepentingan termasuk ekspor," ujarnya.
(T.PSO-282/S006)

