Logo Header Antaranews Makassar

Pengaruh Cuaca Turunkan Hasil Tangkapan Nelayan

Kamis, 18 Agustus 2011 12:20 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Pengaruh cuaca yang memicu ketinggian gelombang di sekitar Perairan Makassar telah menurunkan hasil tangkapan nelayan.

"Cuaca yang tidak menentu dan cenderung menimbulkan gelombang tinggi, menyulitkan nelayan menangkap ikan di laut, apalagi saat ini dalam kondisi purnama," kata Ketua DPC Pelra Makassar H Syamsuddin Sade di Makassar, Kamis.

Dia mengatakan, kondisi tersebut sama dengan awal Ramadan, sehingga harga ikan laut di pasaran mengalami kenaikan hingga 50 persen dari kondisi stabil.

Menurut dia, selain kondisi cuaca mempengaruhi hasil tangkapan nelayan, juga kapal-kapal barang yang mengangkut sembako antarpulau juga mengalami kesulitan dalam berlayar.

"Sehingga waktu tempuh yang biasanya hanya dua hari, terpaksa menjadi tiga hari karena harus melawan arus gelombang," katanya.

Mengenai kondisi tersebut, diakui salah seorang nelayan di kawasan Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Mundassir.

Dia mengatakan, dalam kondisi normal biasanya masih mendapatkan ikan kembung atau ikan teri lima keranjang besar.

"Namun beberapa hari terakhir sejak purnama, hanya rata-rata mendapatkan ikan kembung dan ikan teri masing-masing dua keranjang besar, sementara biaya operasional tetap," katanya.

Akibatnya, lanjut dia, harga jual dinaikkan untuk menutupi biaya operasional tersebut. Sebagai gambaran untuk ikan teri satu keranjang kecil biasanya dijual Rp30 ribu, kini dijual Rp45 ribu per keranjang kecil.(T.S036/I006)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026