
Wamen : Program Migran Aman cegah pekerja ilegal

Makassar (ANTARA) - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla mengatakan Program Migran Aman merupakan upaya nyata mencegah keberangkatan pekerja migran ilegal.
Dzulfikar di Makassar, Jumat, mengatakan pemerintah terus fokus mencegah keberangkatan pekerja migran secara ilegal dan memastikan proses migrasi kerja berlangsung sesuai prosedur.
“Program Migran Aman kita dorong agar pekerja tidak berangkat secara ilegal. Jadi, orientasinya bukan sekadar mendapatkan pekerjaan di luar negeri, tetapi juga memastikan ada perlindungan bagi pekerja,” katanya saat mengunjungi fasilitas Migrant Service Center (MSC) Universitas Hasanuddin.
Dzulfikar kembali menekankan pentingnya sistem perlindungan bagi pekerja migran.
Dzulfikar dalam kesempatan itu juga menyoroti potensi jejaring alumni Unhas yang tersebar di berbagai wilayah. Jejaring tersebut dinilai dapat mendukung upaya pemerintah memperluas penempatan pekerja migran pada sektor formal.
“Jaringan alumni Unhas tersebar. Kami berharap alumni Unhas dapat ikut mendukung program Bapak Presiden yang ingin menggeser pekerja migran dari sektor informal ke sektor formal," katanya.
"Ini bagian penting bagi kementerian untuk mewujudkan hal tersebut,” sambung Wamen P2MI didampingi Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha Unhas Prof Dr Amir Ilyas.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamen P2MI: Program Migran Aman cegah pekerja ilegal
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
