Logo Header Antaranews Makassar

Balai Jalan Nasional Bentuk Tim Mudik Lebaran

Sabtu, 20 Agustus 2011 15:17 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Satuan Kerja Pelaksana Balai Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Sulawesi Barat, menyampaikan telah membentuk tim mudik lebaran yang nantinya akan bertugas melakukan pengawasan sepanjang jalan nasional yang ada di daerah ini.

"Kami dari Balai Jalan Nasional telah membentuk tim terpadu dalam rangka mendukung proses perjalanan arus mudik maupun arus balik lebaran yang akan datang,"kata Kepala Satker Balai Jalan Nasional Wilayah I Sulbar, Ir.H.Romul Parewasi di Mamuju, Sabtu.

Menurutnya, ada tiga posko yang akan disiapkan masing-masing posko Kabupaten Polman, Majene dan posko Kabupaten Mamuju dan akan bertugas H -7 hingga H +7 Idul Fitri.

"Masing-masing posko akan ditempatkan sebanyak tujuh orang. Mereka ini akan melakukan monitoring sepanjang jalan nasional untuk mendukung lancarnya proses perjalanan mudik lebaran,"kata dia.

Romul mengemukakan, jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam seperti longsor atau musibah lain maka tim ini akan langsung diterjungkan untuk mengendalikan situasi dilapangan.

"Teman-teman yang bertugas pada tiap-tiap posko akan siap selama 24 jam mulai H-7 hingga H+7 Lebaran Idul Fitri. Ini kami lakukan sebagai bentuk tanggungjawab kami kepada masyarakat untuk mendukung proses perjalanan mudik menjadi lebih baik," terangnya.

Ia menyampaikan, dari tiga posko yang dibentuk ini hanya bertanggungjawab mulai titik jalan nasional mulai dari Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju hingga menuju arah selatan Paku, Kabupaten Polewali Mandar.

"Sepanjang jalan 243 kilometer yang membentang mulai dari daerah Kalukku hingga Paku perbatasan Polman dan Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menjadi wilayah pengawasan kami," kata dia.

Romul menyampaikan, sepanjang jalan ini khususnya yang menghubungkan Kabupaten Mamuju dan Majene, saat ini masih dalam tahap perbaikan mulai dari pekerjaan pelebaran jalan maupun penggusuran gunung masih berlangsung.

Dengan dilakukannya perbaikan jalan kata Romul, maka tentu akan menghambat para pengguna jalan yang akan berlebaran di kampung halaman.

"Kami mohon maaf apabila pengguna jalan yang melakukan perjalanan mudik lebaran menjadi terganggu atas pembangunan jalan tersebut. Namun pastinya, kami akan berupaya meminimalisir terjadinya hambatan bagi para pengguna jalan yang melintasi daerah ini," ucapnya.

Dia menambahkan, pembangunan jalan nasional yang menghubungkan antara Kabupaten Mamuju ke Kabupaten Majene yang hingga saat ini masih dilakukan perbaikan yakni pada itik di daerah Kecamatan Sendana, sekitar 45 kilometer dari Kota Majene dan bahkan daerah itu untuk saat ini terpaksa diberlakukan buka tutup sehingga menimbulkan kemacetan panjang.

"Pemberlakukan buka tutup jalan akan kami hentikan minimal H-7 hingga H+7 Idul Fitri karena saat itu kepadatan arus balik pasti semakin meningkat," pungkasnya. (T.KR-ACO/B013)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026