
Harga Emas di Mamuju Stabil

Mamuju (ANTARA News) - Jelang Idul Fitri 1432 Hijriah, harga emas di pasar tradisional Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, masih stabil.
"Harga emas 23 karat hingga saat ini belum ada kenaikan pada kisaran Rp485.000 per gram sesuai dengan perkembangan dollar terhadap rupiah. Harga emas memang fluktuasi karena harus menyesuaikan perkembangan nilai rupiah terhadap mata uang dolllar,"kata, Rudi salah seorang pedagang emas di pasar tradisional di Mamuju, Selasa.
Menurutnya, harga emas yang berlaku saat ini masih seperti harga saat awal Ramdahan walaupun sebenarnya harga emas tersebut relatif tinggi dibandingkan harga pada bulan sebelumnya.
Ia mengatakan, untuk harga emas jenis 22 karat atau emas kandungan 65 persen juga masih relatif normal dengan kisaran Rp 420.000/gram.
"Tingkat pengunjung ke pasar mulai meningkat namun daya beli untuk perhiasan emas jelang lebaran ternyata belum mengalami peningkatan atau masih seperti hari-hari sebelumnya,"ungkapnya.
Dia menyampaikan, masyarakat lebih cenderung membeli pakaian maupun kebutuhan lain untuk digunakan saat lebaran Idul Fitri tiba dibandingkan jika mereka harus membeli perhiasan emas.
"Pembeli emas sangat sepi atau hanya sekitar satu atau dua orang yang melakukan transaksi pembelian emas dalam sehari,"kata dia.
Rudi menambahkan, jelang lebaran masyarakat justeru kebanyakan menjual perhiasan mereka untuk digunakan pada saat hari lebaran yang tingga sepekan.
Ia mengatakan, lesunya penjualan emas akibat warga lebih banyak melakukan pembelian kebutuhan yang paling mendesak keperluan berlebaran seperti baju baru, sandal baru, perabot rumah tangga, maupun kue lebaran.
(T.KR-ACO/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
