
Harga Daging Sapi di Polman Naik

Polman, Sulbar (ANTARA News) - Setelah terjadi kekosongan stok sehari sebelumnya, harga daging sapi di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu, mengalami kenaikan sebesar Rp5 ribu per kilogram.
Pedagang di Pasar Sentral Pekkabata, Polman, Kirnadi di Polman, Sabtu mengatakan, jika dikalkulasikan kenaikan harga daging sapi selama sepekan terakhir telah mengalami peningkatan sebanyak dua kali.
Terakhir, kenaikan terjadi hari ini setelah sehari sebelumnya terjadi kekosongan stok daging pada sejumlah pedagang dan mengakibatkan sejumlah pembeli kecewa.
"Kemarin kami masih menjual daging sapi dengan harga standar sebesar Rp75 ribu per kilogram dan hari ini harganya mengalami kenaikan sebesar Rp5 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram," jelasnya.
Seperti alasan pada umumnya, kenaikan selalu dipicu oleh tingginya permintaan pembeli dan pasokan daging dari sejumlah pedagang pemasok.
Selain itu, kenaikan selalu diiringi dengan semakin dekatnya perayaan lebaran Idul Fitri dan hal tersebut diakui sangat memberikan pengaruh besar terhadap harga daging sapi.
Anisa, seorang pembeli mengaku meskipun terjadi kenaikan, dirinya tetap membeli daging sebab hal tersebut sudah merupakan kebutuhan menjelang perayaan Idul Fitri.
"Kami terpaksa membeli meskipun harga yang ditetapkan para pedagang mengalami peningkatan. Apalagi sekarang juga berbeda dari hari-hari biasanya," ujarnya.
Sehari sebelumnya, stok daging sapi di pasar sentral Pekkabata habis dan membuat sejumlah pembeli kecewa karena harus pulang dengan tangan kosong.
"Mau begaimana lagi, jika memang tidak ada stok daging terpaksa saya mencari penggantinya saja," ungkap Marlina, salah seorang pembeli yang mengaku kecewa karena stok daging sapi habis.
Sejak pukul 09.00 WITA, stok daging di pasar sentral Pekkabata sudah habis diserbu para pembeli, hal tersebut yang mengakibatkan stok daging habis hanya dalam waktu beberapa jam sejak pasar mulai dipadati pembeli sekitar pukul 07.00 WITA.(T.PSO-284/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
