Logo Header Antaranews Makassar

Hutan Gunung Loka Terbakar

Jumat, 23 September 2011 19:09 WIB
Image Print

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Hutan pinus yang berada di Gunung Loka Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, terbakar dan sudah mencapai areal empat hektar.

Belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran, lahan yang terbakar tersebut umumnya semak belukar yang berada diantara pohon pinus di gunung tersebut, kata Camat Ulu Ere, M Amin Basi di Bantaeng, Jumat.

Pihaknya bersama Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Muh Hero yang mendampingi Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah memantau langsung kabakaran yang terjadi sejak pukul 20.00 Wita Kamis malam, mengatakan, asal api bermula dari Desa Bonto Rannu, namun dengan cepat merembet ke Desa Bonto Lojong.

Hal itu juga diakui Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bantaeng Muh Hero. Hingga Jumat siang sumber api menjadi tersebar di berbagai lokasi.

Untuk mengatasi meluaskan kebakaran, aparat bersama masyarakat, langsung melakukan tindakan antisipasi ke titik api. Dan hingga pukul 03.00 Wita pagi, Jumat, api berhasil dipadamkan.

Namun, pada pagi harinya, asap kembali terlihat di sejumlah titik. Masyarakat kembali berupaya memadamkan, namun angin yang bertiup kencang menyulitkan upaya pemadaman.

Petugas Pemadam Kebakaran dari Brigade Siaga Bencana (BSB) yang diturunkan juga berupaya membantu memadamkan api yang membakar semak tersebut, namun hingga siang belum menampakkan hasil.

Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah yang memantau langsung upaya pemadaman berharap masyarakat mengambil bagian dan memotong jalur kemungkinan terjadinya loncatan api akibat angin.

Menurut Bupati, kebakaran serupa juga pernah terjadi tiga tahun lalu. Api merambat dari bawah semak dan hingga kini belum ada pohon pinus maupun jenis lainnya yang terbakar.

"Hanya semak yang terbakar, dan penyebabnya juga belum diketahui. Apakah ada kelalaian manusia akibat puntung rokok atau ada hal lain, sedang diselidiki," tuturnya di tengah hutan pinus Gunung Loka.

Bupati juga mengimbau masyarakat sekitar Gunung Loka agar waspada sebab pohon pinus juga mudah terbakar.

Harapan yang sama juga dikemukakan Bupati HM Nurdin Abdullah kepada jemaah Jumat di Masjid Desa Bontolojong pada kesempatan shalat Jumat berjamaah.

"Kita prihatin terhadap kebakaran di Gunung Loka, namun ada baiknya masyarakat mewaspadai yang masih aman. Tolong dijaga yang masih ada agar pepohonan tetap menyimpan air sebab kemarau masih panjang," tuturnya.

Bupati mengatakan, dibanding daerah lain, kondisi daerah Bantaeng masih lebih baik karena di daerah lain sudah sangat memprihatinkan. Karena itu, jaga hutan yang masih ada.

Khusus dukungan infrastruktur jalan, Bupati Nurdin Abdullah mengatakan, sejumlah ruas jalan akan segera diaspal hingga ke jalan Buakang Paliang. Pembangunan di kawasan ini dilakukan untuk mewujudkan Ulu Ere menjadi kawasan agrowisata.

Hingga kini, perkebunan apel sebagai daya tarik utama wisata agro sudah mencapai luas 60 Ha dan pohon apel yang ditanam sudah berbuah. Ia berharap, pada Desember 2011, sudah bisa dilakukan panen raya, ucapnya.
(T.KR-HK/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026