Logo Header Antaranews Makassar

Sekprov : Jangan Sampai Ada CJH yang terlantar

Sabtu, 22 Oktober 2011 21:08 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat, H. Arsyad Hafid, mengingatkan jangan sampai ada calon jemaah haji (CJH) yang terlantar selama proses pemberangkatan dari Bandara Tampapadang, Mamuju menuju embarkasi Hasanuddin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Pemberangkatan CJH Mamuju akan dilakukan 25 Oktober dengan menggunakan pesawat Merpati Boeing 737-400. Karena kapasitas penumpang pesawat terbatas maka pemberangkatan dilakukan secara bertahap," kata Sekprov Sulbar, Arsyad Hafid di Mamuju, Sabtu.

Menurut dia, pihak panitia pemberangkatan haji harus bekerja profesional dan memperhatikan jadwal keberangkatan CJH.

"Panitia harus cermat melihat jadwal pemberangkatan dan harus memberikan informasi jadwal yang jelas kepada CJH terkait waktu pemberangkatan itu sendiri. Jangan sampai jadwalnya simpang siur sehingga menyebabkan CJH terlantar karena lama berada di Bandara Tampapadang," ucapnya.

Ia menjelaskan, 25 Oktober 2011 akan dimulai pemberangkatan tepat pada pukul 07.40 Wita, sebanyak 155 jemaah akan diterbangkan ke Makassar lalu pukul 10.30 Wita akan kembali mengangkut sebanyak 155 jemaah dan pada pukul 13.20 Wita akan kembali menerbangkan sebanyak 138 orang.

Pada 29 Oktober 2011 yang tergabung dalam kloter 42 sebanyak 32 jemaah akan kembali diberangkatkan menuju Asrama Sudiang Kota Makassar.

"Sebanyak 42 jemaah asal Mamuju ini akan meninggalkan bandara Tampapadang Mamuju dengan menggunakan Pesawat Merpati," ujar Setwilda.

Dia mengatakan, persoalan jadwal pemberangkatan tidak boleh dianggap sepele karena apabila ada kesalahan maka akan menimbulkan penumpukan jumlah CJH berada di bandara. Apalagi, kondisi penampungan CJH di bandara belum memungkinkan untuk menampung secara bersamaan.

Ia menjelaskan, Pemprov Sulbar tahun ini telah memberikan subsidi Rp267 juta yang diplot melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2011, untuk pembelian tiket bagi calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Mamuju.

"Tahun ini kami harus memberikan subsidi pembelian tiket untuk CJH Mamuju dari bandara Tampapadang menuju embarkasi Hasanuddin Kota Makassar termasuk pada prose pemulangan," jelasnya.

Menurutnya, subsidi dari Pemprov Sulbar senilai Rp267 juta ini bukan hanya untuk pembelian tiket pemberangkatan CJH atau pemulangan CJH Mamuju. Namun, subsidi ini juga untuk membiayai kegiatan operasional untuk lancarnya kegiatan pemberangkatan haji musim tahun 2011.

Sebelumnya, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, Drs HM Mukhtar mengemukakan, total CJH Mamuju tahun ini mencapai 498 jemaah dan belum termasuk petugas kloter yang akan mendampingi jemaah selama melaksanakan ibadah haji di Mekkah," ucapnya.

Ia menambahkan, dari total kuota CJH Mamuju sebanyak 498 orang ini terbagi dalam tiga kloter masing-masing kloter 32, 35 dan kloter 42.

"CJH Mamuju yang tergabung dalam kloter 35 dan 42 akan mulai diberangkatkan dari daerah asal menuju Makassar 25 Oktober 2011 karena mereka harus berada di Asrama Sudiang, Makassar," ucapnya.

Sedangkan untuk kloter 42 akan mulai diberangkatkan dari Mamuju ke Makassar 29 Oktober 2011, karena pada hari itu juga mereka akan masuk ke asrama tepat pada pukul 10.00 Wita, dan sehari berada di Makassar langsung diterbangkan ke Jeddah, Arab Saudi. (T.KR-ACO//F003



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026