
Disnaktan Biak Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Biak (ANTARA News) - Delapan petugas lapangan Dinas Peternakan dan Pertanian (Disnaktan) Kabupaten Biak Numfor, Papua memeriksa kesehatan hewan kurban di berbagai masjid dan mushalah menjelang H-1 hari raya Idul Adha 1432 H, Sabtu.
Delapan petugas lapangan itu dibagi menjadi tiga tim dan akan bekerja memeriksa sapi dan kambing kurban sampai 7 November 2011 apakah layak untuk menjadi hewan kurban.
Sebelumnya, kepala dinas peternakan dan pertanian Absalom Rumkorem mengakui, pemeriksaan kesehatan hewan kurban telah menjadi kegiatan rutin dinas peternakan untuk menjaga kelayakan konsumsi ternak dari berbagai penyakit hewan berbahaya.
"Melalui pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang ketat diharapkan dapat mencegah penyakit ternak berbahaya," ungkap Absalom Rumkorem menanggapi pelaksanaan pemeriksaan sapi kurban.
Ia mengatakan, untuk wilayah kabupaten Biak Numfor pihaknya menjamin daerah ini masih bebas berbagai penyakit ternak berbahaya seperti antraks, penyakit mulut dan kuku (PMK) serta brucekosis abortus.
Dengan pengawasan ketat kesehatan sapi, lanjut Rumkorem, diharapkan Biak tetap terjaga serta terhindar beredarnya penyakit hewan berbahaya.
Menyinggung pasokan sapi kurban jelang hari raya, menurut Kadisnaktan Rumkorem, sesuai pengalaman tahun lalu kebutuhan ternak kurban masih diatasi dari berbagai kampung dan distrik di kabupaten Biak Numfor.
"Hingga saat ini kebutuhan ternak kurban masih didatangkan peternak lokal, sementara untuk sapi dari luar daerah jumlahnya tidak begitu banyak seperti sapi lokal," katanya.
Hingga Sabtu malam pukul 18.20 WIT petugas telah memeriksa ratusan sapi dan kambing di berbagai masjid dan mushala yang akan dipotong pada hari raya Idul Adha 1432 H. (T.M039/B013)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
