Logo Header Antaranews Makassar

Hewan kurban di Luwu Timur capai 2.206 ekor

Rabu, 27 Mei 2026 06:49 WIB
Image Print
Puluhan hewan kurban Pemkab Luwu Timur diarak di kota kabupaten untuk persiapan kurban Idul Adha 1447 Hijriah di Luwu Timur, Selasa (26/5/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkab Luwu Timur

Makassar (ANTARA) - Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Luwu Timur, Sulawesi Selatan mencatat hewan kurban tahun ini meningkat hingga mencapai 2.206 ekor, terdiri atas sapi 2.019 ekor dan kambing 187 ekor tersebar di 11 kecamatan di kabupaten itu.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan Idul Adha tahun sebelumnya. Pada 2025, jumlah hewan kurban tercatat sapi 1.506 ekor dan kambing 176 ekor.

Kepala Bagian Kesra Luwu Timur Amran Akmal melalui keterangan di Makassar, Selasa (26/5) menyebut tingginya partisipasi masyarakat dalam berkurban menunjukkan meningkatnya kemampuan ekonomi sekaligus kesadaran sosial masyarakat untuk berbagi kepada sesama.

"Alhamdulillah, tahun ini jumlah hewan kurban mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Ini menjadi salah satu indikator bahwa kondisi ekonomi masyarakat Luwu Timur semakin baik," ujar dia.

Dari total hewan kurban tahun ini, 47 ekor sapi berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, sedangkan sisanya partisipasi masyarakat berbagai kecamatan di daerah dengan sebutan "Bumi Batara Guru" itu, yakni 1.972 ekor sapi dan 187 ekor kambing.

Meningkatnya jumlah hewan kurban tersebut dinilai menjadi gambaran positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat Luwu Timur yang terus membaik dari tahun ke tahun.

Ia menambahkan semangat masyarakat dalam melaksanakan ibadah kurban juga mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga," katanya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026