
Gubernur Kumpulkan Pengusaha Rotan di Mamuju
Rabu, 9 November 2011 11:16 WIB

Pertemuan yang dipimpin langsung gubernur, Anwar Adnan Saleh, berlangsung di ruang pola gubernur, Rabu, dihadiri Bupati Mamuju, Suhardi Duka, Sekretaris Provinsi, Arsyad Hafid, para asisten, para kepala SKPD, pengumpul rotan dan para petani rotan yang ada di wilayah itu.
Gubernur menyampaikan, pertemuan ini merupakan agenda penting untuk mengetahui secara pasti bagaimana kesiapan para peteni dan pedagang pengumpul terkait rencana pembangunan kawasan industri rotan di Mamuju.
Gubernur mengatakan, wacana pengalihan pabrik industri di Cirbon ke Mamuju ini akan ditindaklanjuti oleh tiga menteri yang akan datang ke Mamuju diantaranya, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Perindustrian MS Hidayat dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.
Karena itu ucap Anwar, atas kebijakan para menteri untuk mengalihkan sebagian pabrik industri yang ada di kota Cirebon ke Mamuju ini tentu sangat menguntungkan daerah ini karena akan semakin memberikan kontribusi peningkatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat yang ada di Sulbar.
"Pengembangan industri Rotan di Cerbon, Jawa Barat, nyaris sudah mati. Dulu industri rotan di Cirebon mampu menampung ribuan karyawan. Namun, kondisi sekarang berbeda jauh dan bahkan nyaris tidak berkembang lagi," katanya.
Matinya industri rotan kata dia, akibat kebijakan pemerintah terkait ekspor rotan mentah keluar negeri.
"Saat ini menteri perdagangan akan menerbitkan SK penghentian ekspor rotan mentah keluar negeri karena telah mematikan industri dalam negeri," kata dia. (T.KR-ACO/S006)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
