
Ketua TP PKK : Pantau Warga yang Hamil

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Hj Lies F Nurdin meminta jajarannya di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa, terutama bidan desa untuk memantau warganya yang hamil.
Pemantauan perlu dilakukan untuk mencegah timbulnya kelainan kehamilan yang bisa menjadi fatal saat melahirkan, katanya ketika membuka seminar sehari Peningkatan Peran Masyarakat untuk Mencegah Efek Pelayanan Kesehatan di Bantaeng, Kamis.
Menurut istri Bupati Bantaeng itu, meski kematian ibu melahirkan semakin menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, namun ke depan diharapkan kasus seperti itu menjadi nol.
"Kalau tahun lalu masih ada 11 kasus dan kini masih ada empat kasus, ke depan kita berharap, tidak ada lagi ibu meninggal karena melahirkan," ucapnya.
Menurut dia, meski kasus meninggalnya ibu melahirkan tersebut terjadi di rumah sakit, namun PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan terutama bidan desa hendaknya tetap siaga melakukan pemantauan terhadap warganya.
Melalui pemantaun tersebut, riwayat kehamilan warga dapat diketahui. Untuk memudahkan pengecekannya, rumah pasien hendaknya diberi stiker merah P4K sehingga bidan desa lebih mudah memantau.
Demikian pula bila di kampung hanya ada dukun beranak, maka bidan desa wajib mendampinginya.
"Kalau sudah saatnya, kan ada Brigade Siaga Bencana (BSB) yang siap 24 jam membawa pasien ke rumah sakit," ucapnya.
Ia meminta pihak rumah sakit untuk tetap menyiapkan tenaga dokter atau minimal ada bidan jaga di rumah sakit, terutama pada hari libur.
"Kasihan bila menjadi korban sia-sia. Karena itu harus selalu ada yang menjaga. Kalau tidak bisa semua, bisa dilakukan bergiliran, terutama pada hari libur," ujarnya.
Selain memperhatikan ibu hamil, Lies F Nurdin juga menganjurkan ibu-ibu yang mempunyai anak balita agar aktif ke Posyandu. "Bawa anak-anak ke Posyandu untuk diimunisasi," ujarnya.
Selama ini, banyak ibu-ibu yang enggan membawa anaknya ke Posyandu untuk imunisasi karena takut anaknya demam. Karena itu, ia berharap ada sosialisasi agar masyarakat mengetahui manfaat imunisasi, ujarnya.
Selain imunisasi, anak-anak juga akan memperoleh makanan tambahan di Posyandu, ucapnya seraya mengemukakan rasa terima kasihnya kepada masyarakat daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar atas keberhasilan meraih gelar Kabupaten Sehat tingkat nasional.
"Ini penghargaan yang luar biasa karena dinilai langsung oleh pusat dan dari tiga kabupaten/kota yang dinilai di Sulsel, Bantaeng yang meraih penghargaan tersebut," urainya.
Karena itu, terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi hingga daerah ini terpilih. PKK juga akan tetap berupaya menghijaukan Kota Bantaeng, tuturnya.
Ia juga berharap, ke depan penghargaan bidang kesehatan ini dapat terus dipertahankan. "Mempertahankan itu biasanya lebih berat dibanding merebut. Karena itu, diperlukan partisipasi aktif," jelasnya.
Putri mantan Rektor Unhas Prof Dr Ir Fachruddin itu berharap warga bisa tetap menjaga kesehatan karena kesehatan itu mahal. "Banyak orang yang mengeluarkan uang puluhan juta hanya untuk kesehatan," ucapnya.
(T.KR-HK/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
