Logo Header Antaranews Makassar

Software Opera Kurang Diminati Pengguna Internet

Selasa, 6 Desember 2011 20:54 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Software atau program perangkat lunak dari produk Opera kurang diminati pengguna internet baik yang diprogram pada komputer maupun aplikasi di telepon selular.

"Biasanya lambat terkoneksi dan lebih rumit dan berat ketika digunakan pada komputer maupun di handphone," kata anggota Linux User Grup (Lingu) Sulawesi Selatan, Slamet Wiryawan di Makassar, Selasa.

Dalam program Opera, sebut dia, sering tidak terkoneksi dengan jaringan program 'java script' sehingga mengakibatkan sering terbaca virus.

"Saya lebih memilih aplikasi Google Chrome ketimbang memakai Opera, karena agak lebih baik dan cepat," ungkap penggiat sistem program itu.

Senada, pengiat jejaring sosial lainnya, Arman Arfah mengatakan, program untuk aplikasi Opera kurang diminati bahkan lebih digandrungi google dan semacamnya karena dianggap lebih cepat dan mudah.

"Kurang sosialisasi dan masih terkesan rumit kalau dipakai," ucapnya.

Terpisah, Bisnis Development Developer Indonesia Opera Software Daud Irsan Aditirta, usai memberikan keterangan pers di Makassar dalam perkenalan program Opera terbaru , membantah bahwa program Opera tersebut tidak rumit dan mudah digunakan.

Ia bahkan menyatakan adanya versi opera denganberbagai macam seperti versi empat bentuk tulisan kemudian berkembang 11, 5 hingga yang terbaru 11.60 berbentuk tampilan dan sangat mudah digunakan baik dalam komputer maupun handpone atau biaa disebut opera mini.

"Pemakai opera di seluruh dunia mencapai 48 persen pengguna rata rata opera mini. menyusul pesaing berat seperti Blackberry dan Nokia. Akses laman pun perharinya bisa menembus hingga 500 laman," katanya.

Communication Manager Indonesia Opera Indonesia, Agnes Agastia, menambahkan pemakaian aplikasi opera mini tidak dikenakan biaya dan gratis apabila di uduh pada jaringan internet yang tersedia di telepon gengam.

Namun sebelumnya sejumlah penguna opera mini mengeluhkan dikenakan tagihan lantaran mengunakan salah satu operator selular yang mengikutkan beban tagihan biaya pulsa sesuai yang digunakan pada saat berinternet.
(T.PSO-282/B012)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026