Logo Header Antaranews Makassar

Penumpang Bandara Hasanuddin Capai 20 Ribu/Hari

Senin, 12 Desember 2011 03:13 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, mencapai 20 ribu orang setiap hari.

Hal itu dikatakan General Manager Angkasa Pura Airport Makassar, Rachman Syafrie di Makassar, Minggu.
Ia menyatakan, pergerakan penumpang tiap hari mulai keberangkatan dan kedatangan masing-masing mencapai tujuh ribu penumpang sementara penumpang transit mencapai 6 ribu lebih dengan 30 tujuan penerbangan domestik di Indonesia serta dua tujuan internasional Malaysia dan Singapura.

"Kami ingin Bandara Sultan Hasanuddin ini menjadi bandara terbaik serta tempat transit yang nyaman dan aman. Hal itu ditunjang berdasarkan data keberadaan penumpang mencapai 6,5 juta orang per tahun atau 29 ribu orang per hari pada 2010 lalu," katanya.

Untuk penumpang transit, lanjutnya, sudah mencapai 30 persen atau sekira dua juta penumpang per tahun, secara detail lanjutnya, pertumbuhan penumpang per tahun rata-rata mencapai 11 persen. "Pada 2010 lalu kita mencapai 6,5 juta penumpang. Tahun ini diprediksi sekitar tujuh juta," ungkapnya.

Mantan Acting General Manager Ngurah Rai International Airport Bali ini mengaku, proyeksi kenaikan tujuh juta penumpang pada 2015, tetapi sepertinya tahun 2011 akan tembus lebih dari yang ditergetkan. Namun di sisi lain, Angkasa Pura Airport Makasssar masih merugi disebabkan penumpag kebanyakan hanya bersifat transit.

"Untuk itu akan ada perluasan dan perbaikan-perbaikan mutu dan kualitas serta menyiapkan sarana dan pransarana yang memadai," ucapnya.

Mengantisipasi kerugian salah satunya penumpang transit rencana sebut dia, Angkasa Pura Airport Makassar bekerjasama dengan pihak ketiga PT Acourt akan membangun hotel berbintang tiga dengan 132 kamar dengan nilai investasi Rp32,5 miliar.

"Sebenarnya dari total investasi Rp54 miliar, selebihnya bandara Juanda juga dapat pembangunan hotel, kita hanya dapat Rp32,5 miliar. Investasi kita hanya Rp25 milar selebihnya Rp29 miliar dari pihak bank. Tidak hanya itu untuk pelayanan bagi penumpang transit beberapa cafe dan fasilitas lainnya kita telah sediakan," ucapnya.

Tidak hanya rencana pembangunan hotel yang selesai pada September mendatang, tambah dia, perluasan bandara lama akan dilakukan. Rencana pembangunan dengan investasi sekitar Rp60 miliar yang penganggarannya di masukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta APBD sebagai target operasi baru untuk mendapatkan keuntungan.

"Bandara lama kita akan kembangkan dengan membuat hanggar baru sebagai tempat perbaikan pesawat-pesawat, termasuk hanggar pesawat carter atau sewa. Dari pada kita harus jauh ke daerah Jawa mendingan dibuat di sini sebagai efesiensi anggaran," tambahnya. (T.PSO-282/F003)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026