
Lippo Tertarik Ambil Kodim Mamuju Bangun Mal

Mamuju (ANTARA News) - Kelompok perusahaan Lippo Group tertarik mengambil alih kantor Kodim 1418 Kabupaten Mamuju, untuk menjadikannya sebagai bangunan Mal Matahari.
"Kelompok perusahaan Lippo Group telah menyatakan kesiapannya untuk berinvestasi di Provinsi Sulbar untuk membangun Mall Matahari," kata Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sulbar, Harry Warganegara, di Mamuju, Sabtu.
Ia mengatakan, Lippo yang akan berinvestasi di bidang jasa di Provinsi Sulbar tertarik mengambil alih lahan kantor Kodim 1418 Mamuju yang posisinya starategis untuk menjadikannya Mall Matahari.
"Lippo mengakui posisi Kantor Kodim 1418 Mamuju yang terletak di Jalan Ahmad Yani dengan membelakangi Pantai Mamuju, serta Hotel D Maleo salah satu hotel terbesar di Mamuju yang terletak di Jalan Yos Sudarso, posisinya sangat staretegis, untuk membangun Mall Matahari," katanya.
Sehingga kata dia, pimpinan Lippo Group, James Riyadi, telah menyampaikan kepada pemerintah di Sulbar mengenai rencana mengambil alih kantor Kodim Mamuju itu.
"Lippo ingin mengambil alih Kodim Mamuju beserta bekas kantor Bupati Mamuju, dan lahan lapangan tenis yang ada di sebelahnya untuk membangun Mall," katanya.
Tetapi kata dia, permintaan Lippo Group yang akan mengambil alih kantor Kodim Mamuju itu, masih akan dikomunikasikan dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju dan Kodim Mamuju, apakah dapat dilakukan atau tidak.
Karena kata dia, hal itu tidaklah mudah sebab harus melalui sejumlah mekanisme dan mengurus perizinannya hingga ke tingkat pusat, karena lahan kantor Kodim Mamuju adalah aset negara.
"Tetap akan diupayakan untuk membangun Mal dengan mengambil alih lahan Kodim Mamuju sepanjang peluang itu ada tetapi kalau tidak dapat dilakukan maka alternatif lain dilakukan dengan membangun Mall di Kelurahan Rangas Kabupaten Mamuju yang menjadi daerah pusat pemerintah di Sulbar," katanya.
Sebelumnya James Riyadi, pimpinan Lippo Group berencana akan berinvestasi di Sulbar, dengan menyiapkan anggaran sekitar Rp500 miliar.
"Lippo akan membangun sejumlah pasilitas publik di bidang jasa diantaranya, Mall, rumah sakit dan sekolah bertaraf internasional," katanya. (T.KR-MFH/D009)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
