
Sulsel Coret Enam Pemain PON

Makassar (ANTARA News) - Tim futsal Sulawesi Selatan memutuskan mencoret enam pemain karena tidak mengikuti seleksi di Lapangan Futsal Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis.
Pelatih futsal Sulsel Lidemar Halide, seusai seleksi mengatakan, enam pemain yang terpaksa dicoret tersebut diantaranya Eko Nugroho, Alimuddin Rizal, Firmansyah, Hermawan, Mursalimin, serta Muh Imran.
"Mursalimin kini memperkuat Persipal Palu sedangkan Imran kabarnya bermain di Depok. Adapun empat pemain lain yang sebelumnya tampil di Pra PON tidak hadir tanpa pemberitahuan,? katanya.
Mengenai tidak hadirnya enam pemain tersebut, kata Lidemar, memang cukup disesalkan. Namun demikian, katanya, kondisi tersebut dinilai tidak akan memberikan dampak negatif terhadap persiapan tim futsal Sulsel menghadapi PON 2012.
Apalagi, lanjut Lidemar, pihaknya masih memiliki banyak pemain yang memiliki kualitas seimbang. Selain itu, pemain yang masih ada terbukti memiliki komitmen tinggi memperkuat Sulsel di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012.
"Pemain yang ikut seleksi hari pertama berjumlah 23 pemain. Jumlah ini tentu sudah lebih dari cukup mengingat pemain yang kita akan bawa ke PON hanya sekitar 13 pemain sesuai kuota yang ditetapkan KONI Pusat,? jelasnya.
Dalam seleksi hari pertama, tim pelatih fokus menilai kemampuan dan tekhik individu setiap pemain. Tim seleksi juga memastikan akan memberikan penilaian yang obyektik demi meraih hasil terbaik di PON 2012.
"Saya lihat kualitas pemain yang ikut seleksi pada umumnya sudah cukup maksimal. Hanya saja kita akan memilih yang terbaik agar bisa bersaing dengan tim kuat di PON nanti,? ujarnya.
Futsal Sulsel sebenarnya sudah memiliki tim yang lengkap sejak Pra PON lalu. Namun dalam perjalanan timbul berbagai persoalan yang melibatkan pemain dan pelatih. Kisruh tersebut semakin besar setelah sejumlah pemain mengancam mengundurkan diri dari tim Sulsel.
Untuk mengatasi kisruh yang terjadi, pihak KONI Sulsel mengundang pemain dan pelatih dalam pertemuan yang akhirnya memutuskan menggelar seleksi ulang. (T.KR-HK/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
