Logo Header Antaranews Makassar

Perbatasan Timor Leste Jelang Pemilu Presiden Kondusif

Rabu, 14 Maret 2012 14:48 WIB
Image Print
Kupang (ANTARA News) - Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Dansatgas Pamtas) Indonesia-Timor Leste, Letkol Andre Saputro, mengatakan, hingga H-3 jelang pelaksanaan Pemilu Presiden Timor Leste, situasi keamanan di wilayah perbatasan cukup kondusif.

"Tidak ada perintah untuk melakukan antisipasi eksodus warga. Itu juga berarti saat ini, kondisi internal di Timor Leste jelang Pemilihan Presiden masih aman dan terkendali, termasuk wilayah perbatasan masih cukup kondusif, sehingga tidak perlu dikhawatirkan," kata Andre Saputro ketika dihubungi dari Kupang, Rabu.

Ia mengatakan, sejauh ini pihak TNI belum mendapat perintah untuk mempersiapkan penampungan maupun memfasilitasi warga Indonesia yang ada di negara Timor Leste, apabila Pemilu Timor Leste berujung konflik.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI di Timor Leste Eddy Setiabudhi secara terpisah menyebut, jumlah WNI di Timor Leste hingga Januari 2012, tercatat 5.774 orang, termasuk 850 balita, 14 bidan dan sekitar 493 orang yang menikah dengan warga Timor Leste.

Sedangkan WNI yang menyebar di 13 distrik yang ada mencapai 400 jiwa, dan tidak terdata sebagai WNI, karena peraturan soal kewarganegaraan rangkap.

"Meskipun belum ada perintah untuk kegiatan penampungan maupun memfasilitasi WNI yang berdomisili di negara Timor Leste jika terjadi konflik, namun koordinasi pihak keamanan dan pemerintah setempat tetap berjalan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Pemilu Presiden Timor Leste putaran pertama yang akan dilaksanakan pada 17 Maret ini akan diikuti 12 calon presiden.

Jumlah itu telah berkurang dari sebelumnya 13 orang setelah calon presiden Fransisco Xavier do Amaral yang diusung Partido Socialista de Timor (ASDT), salah satu partai sosialis di Timor Leste, meninggal 6 Maret lalu karena sakit.

Dari 12 calon tersebut, tujuh orang calon independen termasuk petagana Jose Ramos Horta. Enam calon independen lainnya yakni Mayjen Taur Matan Ruak, anggota Partai Fretelin Regerio Taigo de Fatima Labato, Maria do Ceu da Silva Lopes.

Berikut Angelita Maria Fransisca Pires, Fransisco Gomes, dan anggota parlemen Partai Demokrat yang juga Rektor Universitas Da Paz (UNPAZ) Dili Lucas da Costa.

Sedangkan lima calon lainnya diusung parpol yakni Manuel Tilman yang diusung Partai Klibur Oan Timor Aswain (KOTA), Fransisco Guterres diusung Partai Fretelin, Jose Luis Guterres diusung partai baru Frenti-Mudanca yang juga menjabat Wakil Perdana Menteri.

Selanjutnya kandidat Abilio da Conceiccao Abrantes de Araujo, dan Fernando de Araujo Lasama asal Partai Demokrat yang menjabat Presiden Parlemen Nasional.

Salah satu kandidat presiden Timor Leste Fernando Lasama de Arujo memberikan apresiasi terhadap pelayanan dan perhatian pejabat dan petugas perbatasan RI (T.B017/D009)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026