Logo Header Antaranews Makassar

Pemkab Majene Tingkatkan PAD

Rabu, 21 Maret 2012 18:38 WIB
Image Print

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Pemkab Majene, Sulawesi Barat, menyatakan, Pendapatan Asli Daerah kabupaten tersebut akan ditingkatkan untuk menutupi kekurangan belanja daerah serta devisit yang selama beberapa tahun melanda sistem keuangan daerah.

"Patut diakui, capaian PAD pada Majene 2011 masih berada pada posisi terendah yakni sebesar Rp10 miliar, sementara kita masih 50 persen dari jumlah tersebut untuk menyeimbangkan penggunaan anggaran," kata Sekretaris Kabupaten Majene, Syamsiar Muchtar Mahmud di Majene, Rabu.

Menurutnya, angka normal capaian PAD untuk menyeimbangkan sistem keuangan Majene sebesar Rp15 miliar. Jumlah tersebut diharapkan mampu dicapai tahun ini dan tahun selanjutnya rencana kembali akan ditingkatkan seiring beberapa sumber pendapatan daerah yang lain akan dimaksimalkan.

Syamsiar mengungkapkan, beberapa sumber yang diharap mampu memaksimalkan capaian PAD adalah potensi pertambangan, saat ini mulai dijajaki beberapa perusahaan, di antaranya perusahaan minyak dari Norwegia serta perusahaan tambang gas dari Dubai.

"Jika beberapa sumber pertambangan Majene sudah mulai berproduksi, penghasilan daerah melalui PAD akan semakin besar dan diharap mampu lebih menyejahterahkan warga Majene. Saat ini, kita juga dihadapkan pada tantangan jumlah kemiskinan yang masih tinggi," tuturnya.

Selain pemanfaatan sumber daya alam melalui pertambangan, Sekkab tetap menegaskan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memaksimalkan targetnya masing-masing. Tanpa harus menggantungkan seluruhnya pada penghasilan sektor pertambangan.

Imbauan tersebut ditegaskan untuk mengukur upaya setiap SKPD dalam mencapai target PAD yang telah ditetapkan. Selain itu, penghasilan dari sektor pertambangan belum bisa dinikmati dalam waktu dekat sebab sementara dalam penelitian dan kajian kandungan.

"Kami juga mengharapkan kinerja Perusda (Perusahaan Daerah). Salah satunya adalah fungsi PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) serta beberapa sektor lain, seperti sektor kepariwisataan yang saat ini juga sementara dimaksimalkan," harap Syamsiar. (T.KR-AHN/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026